Ngopi Pagi

Kasrin dan Lampu Ajaib Aladin

Lazimnya, seseorang yang naik haji akan menceritakan keanehan-keanehan dari pengalaman spiritualnya selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci,

Kasrin dan Lampu Ajaib Aladin
TRIBUNJATENG/RIVAL ALMANAF
VIDEO MISTERI Kasrin Tukang Becak Naik Haji Diberangkatkan Sosok Wanita 

TRIBUNJATENG.COM -- KASRIN (59), warga Dukuh Gembul, Desa Sumberejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, mendadak menjadi “selebriti”. Kakek yang berprofesi sebagai tukang becak ini tengah menjadi pembicaraan luas, tak hanya oleh keluarga dan para tetangganya saja, namun juga warga Kabupaten Rembang.

Hal itu tak lain karena pengakuannya yang cukup menghebohkan, yakni naik haji! Lazimnya, seseorang yang naik haji akan menceritakan keanehan-keanehan dari pengalaman spiritualnya selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci, Makkah.

Namun, tidak demikian dengan Kasrin. Keanehan-keanehan justru menyelimuti Kasrin yang konon pamit berangkat haji ke Makkah. Kasrin mengaku naik haji diberangkatkan oleh wanita bernama Indi. Hal ini dibuktikan dengan sepucuk surat yang dipegang keluarganya, bahwa Indi ini telah mendaftarkan Kasrin sebagai calon haji sejak 2007. Indi ini, berdasar pengakuan Kasrin pula –sebelum berangkat dan hingga kini tak diketahui keberadaannya—adalah bocah yang sering diantarkannya ke sekolah ketika masih SMP dengan becaknya dan kini telah menjadi orang sukses.

Cerita terkait Kasrin makin menghebohkan karena ternyata berdasar pengakuan pihak Kemenag Rembang, tidak ada daftar nama Kasrin dari calon jamaah haji asal Kabupaten Rembang tahun ini. Lebih heboh lagi, sosok Indi yang katanya warga Desa Ngemplak, Kecamatan Lasem, setelah ditelusuri, ternyata juga tidak ditemukan.

Tetapi anehnya, Kades Kalitengah, Kecamatan Pancur, Ansori, yang juga kerabat dari Kasrin, menuturkan malam itu, Selasa (23/8/2016), bersama keluarga dan kerabatnya, mengantarkanKasrin hingga Lasem untuk berkumpul dengan calon jamaah haji lain. Dan, sejumlah keanehan-keanehan lain terkait Kasrin.

Secara logika, apakah betul Kasrin berangkat haji dan telah sampai Makkah? Entahlah! Sebab, Kasrin bukanlah Aladin yang bisa mengeluarkan jin dari lampu ajaibnya untuk mengantar kemanapun dia pergi. Karena itu, butuh penelaahan yang cerdas untuk mengungkap benar tidaknya Kasrin naik haji, dengan berbagai kemungkinan.

Kemungkinan pertama, Kasrin betul-betul berangkat haji tapi dengan menggunakan identitas lain. Sebab, selama ini, berdasar penuturan perangkat desa setempat, Kasrin tak pernah mengurus surat-surat untuk pemberangkatan haji. Termasuk, di Kemenag Rembang juga tak ada daftar calon haji bernama Kasrin. Tapi, kemungkinan ini kecil. Sebab, untuk memberangkatkan dengan identitas lain, cukup berisiko dan mudah terdeteksi oleh petugas keimigrasian.

Kemungkinan kedua, Kasrin tidak berangkat haji dan masih berada di wilayah Rembang dan sekitarnya. Ada orang yang memang sengaja “menyembunyikan” Kasrin untuk kepentingan tertentu, terutama terkait hal-hal mistis. Asumsi ini muncul karena berdasar penuturan Ansori, setelah dua hari berada di Makkah, Kasrin tiba-tiba kembali ke Lasem dan membawa sejumlah oleh-oleh khas haji –meski oleh-oleh yang katanya berupa teko, cangkir, dan perabotan rumah tangga khas Timur Tengah, ini tak ada buktinya.

Apalagi, berdasar penuturan anak bungsu Kasrin, Istiqomah (32), Kasrin sering didatangi orang untuk berobat. Dalam mengobati ini, Istiqomah menyebut bapaknya “berkomunikasi” dengan Indi, yang merupakan sosok “misterius”.

Untuk menghilangkan kesan “mistis” dan mengungkap fakta, Kemenag Rembang harus segera mengusutnya secara cermat dan tuntas tanpa harus menunggu Kasrin “pulang”.

Kejelasan mengenai kasus Kasrin yang datang dari pihak berwenang dalam hal ini Kemenag, ditunggu oleh masyarakat. Semakin lama masalah ini menemukan jawaban, spekulasi masyarakat akan bertambah lebar.

Nah, dari telaah dua kemungkinan itu, pembaca bisa mengambil sebuah kesimpulan atau iktibar (pelajaran), Kasrin naik haji ini apakah benar adanya? Tanpa mau menggurui, Anda juga bisa menelaahnya dengan akal sehat, mungkinkah di zaman seperti ini apa yang dilakukan oleh Kasrin masih dipercaya? (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help