TribunJateng/
Home »

Jawa

Sedang Memadu Kasih, Tiba-tiba Siswi SMA Ini Didatangi Pemuda Misterius. Lalu Diajak ke Gubuk Kosong

Sebelum kejadian, IP sedang pacaran di tempat sepi dengan kekasihnya, MGN (18), warga Kecamatan Peterongan.

Sedang Memadu Kasih, Tiba-tiba Siswi SMA Ini Didatangi Pemuda Misterius. Lalu Diajak ke Gubuk Kosong
net
Ilustrasi - Upaya perkosaan 

TRIBUNJATENG.COM, JOMBANG - Siswi SMA berinisial IP (18), warga Kecamatan Bareng, Jombang, nyaris menjadi korban perkosaan. Padahal, celana korban sudah sempat dirobek pelaku, dan kekasihnya dihajar pelaku.

Sebelum kejadian, IP sedang pacaran di tempat sepi dengan kekasihnya, MGN (18), warga Kecamatan Peterongan.

Saat kejadian pula, sang pacar tidak berkutik karena dihajar pelaku.

Kasubbag Humas Polres Jombang Iptu Dwi Retno Suharti mengaku polisi sudah menerima laporan percobaan perkosaan tersebut.

"Kejadiannya Kamis malam (23/9/2016) sekitar pukul 20.30 WIB," kata Dwi Retno Suharti, Jumat (23/9/2016).

Menurut laporan, peristiwa itu bermula ketika IP dan MGN memadu kasih di sebuah warung kosong terletak di jalan baru Dusun/Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng.

Saat sedang bermesraan, mereka didatangi pemuda tak dikenal.

Pemuda misterius itu langsung memukuli MGN. Usai itu, pelaku merampas ponsel dan helm milik korban.

Tak hanya itu, MGN juga diusir dari lokasi. Karena takut, MGN hanya bisa menuruti permintaan itu. IP ditinggal sendirian.

Selanjutnya, pelaku memaksa IP menuju gubuk di area persawahan dengan mengendarai motor.

Di tempat itulah pelaku mencoba melampiaskan nafsu bejatnya. Namun IP melawan. Dia menolak keras ajakan berhubungan intim oleh pelaku.

Pelaku yang sudah terbakar emosi pun menyobek celana korban.

Beruntung, pada saat bersamaan datang seorang petani yang menyalakan lampu senter.

Pelaku seketika kabur dan meninggalkan korbannya. IP kemudian melaporkan percobaan perkosaan itu ke Polsek Bareng.
"Saat ini kami sedang memburu pelaku," ujar terang Dwi Retno Suharti. (Sutono)

Editor: rustam aji
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help