Jemaah Haji 2016

Kepulangan 'Haji Gaib' Kasrin ke Rembang Molor dari Rencana Semula

Kasrin, tukang becak yang biasa mangkal di depan Masjid Jami Lasem Rembang hingga kini dikabarkan belum pulang dari "ibadah haji".

Kepulangan 'Haji Gaib' Kasrin ke Rembang Molor dari Rencana Semula
TRIBUNJATENG/DOK
ANAK Kasrin tunjukkan foto ayahnya. Hingga 27 September 2016, Kasrin belum pulang dari Tanah Suci. Rencananya akan pulang Oktober 2016 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - Kasrin, tukang becak yang biasa mangkal di depan Masjid Jami Lasem Rembang hingga kini dikabarkan belum pulang dari "ibadah haji".

Kasrin (59), warga Dukuh Gembul, Desa Sumberejo, Pamotan, Kabupaten Rembang Jawa Tengah bikin heboh karena dikabarkan naik haji secara gaib. Yaitu berangkat haji namun tidak melalui prosedur di Kementerian Agama Kabupaten Rembang. Rombongan jemaah haji Rembang berangkat ke Asrama Haji Donohudan Boyolali, kala itu, tanggal 23 Agustus 2016.

Keluarga dan perangkat desa setempat juga mengantar keberangkatan Kasrin menuju Masjid Jami Lasem, tempat berkumpulnya calon jemaah haji sebelum berangkat ke Donohudan. Orang orang juga melihat bahwa Kasrin berada dalam rombongan bus tersebut. Entah dari mana dan kapan masuk bus itu.

Di masjid tersebut, rombongan haji dari Kecamatan Lasem, ditemani para pengantar, telah berjubel menunggu keberangkatan bus yang ditumpangi menuju asrama haji Donohudan, Boyolali. Saat itu pun, Kasrin tak mengenakan seragam sebagaimana jemaah haji lain. Ia hanya mengenakan baju koko warna putih, celana dan peci berwarna senada: Hitam.

Saat kabar "Haji Gaib Kasrin" jadi heboh, Kementerian Agama Kabupaten Rembang langsung mengecek listing nama nama calhaj di database. Namun tak ada ditemukan nama calon haji Kasrin atau Kaserin.

Tribun Jateng kembali menghubungi anak Kasrin bernama Istiqomah di Rembang, Selasa (27/9/2016) untuk menanyakan apakah "Haji Kasrin" sudah pulang ke kampung halaman.

"Bapak kan masih di tanah suci, belum pulang ke rumah," kata anak sulung Kasrin, Siti Rokhanah (36), saat dihubungi Tribun Jateng, Selasa (27/9). Kata dia, Kasrin akan pulang tanggal 4 Oktober 2016. Dulu pernah dikatakan atau direncanakan bahwa Kasrin akan tiba di Rembang lagi tanggal 25 September, namun kemudian diundur. "Rencana bapak pulang tanggal 4 Oktober," ucap Rokhanah.

Sambil menunggu jadwal kepulangan haji asal Rembang, Kemenag juga terus mengerahkan tim atau petugas pendamping haji nya untuk mencari Kasrin di Tanah Suci.

Kepala Kemenag Kabupaten Rembang, Atho'illah menginstruksikan petugas pendamping jemaah haji mencari keberadaan Kasrin di tanah suci. "Sedari awal, sejak kabar itu santer beredar, kami sudah meminta petugas untuk mencari keberadaan pak Kasrin di sana," ucapnya, Selasa (27/9).

Menurut Atho'illah, berdasarkan laporan yang diterimanya, hingga kini petugas pendamping jamaah haji belum menemukan keberadaan Kasrin di tanah suci. "Sampai sekarang belum sempat ketemu, tapi lantas tak bisa dipastikan begitu saja beliau tak berhaji," ucapnya.

Dijelaskannya, terkadang dalam peristiwa tertentu ada hal-hal yang tak bisa dinalar. "Ada alam lain, selain apa yang tampak oleh mata," imbuhnya. Kepulangan jemaah haji Rembang, kata Atho'illah akan dilakukan secara bertahap sesuai kloter masing-masing. Disebutkan, rombongan akan pulang ke Rembang pada tanggal 4, 7, dan 10 Oktober mendatang. (tribunjateng/yayan isro roziki)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved