MENAKJUBKAN Kawasan Industri Kendal Bakal Lebih Hebat dari Cikarang

Kawasan Industri Kendal (KIK) membuka harapan baru bagi Kabupaten Kendal dan Jawa Tengah, bakal lebih hebat dibanding Jababeka

MENAKJUBKAN Kawasan Industri Kendal Bakal Lebih Hebat dari Cikarang
tribunjateng/ponco wiyono
Kawasan Industri Kendal (KIK) membuka harapan baru bagi Kabupaten Kendal. Untuk menggambarkan bagaimana KIK setelah beroperasi, pengelola mengajak media ke proyek serupa di Jababeka. 

TRIBUNJATENG.COM - Industri Kendal'>Kawasan Industri Kendal (KIK) membuka harapan baru bagi Kabupaten Kendal. Untuk menggambarkan bagaimana KIK setelah beroperasi, pengelola mengajak media ke proyek serupa di Jababeka.

Janji berupa serapan tenaga kerja hinga puluhan ribu, akan menjadikan Kendal sebagai magnet baru bagi masyarakat setempat dan Jawa Tengah.

Rencana peresmian yang sempat tertunda, kembali didengungkan oleh pengelola. Kali ini tanggal 14 November sudah ditetapkan sebagai hari peluncuran kawasan industri di jalur lingkar Brangsong-Kaliwungu itu.

Sebelum hari peresmian, pihak pengelola mengundang wartawan untuk berkunjung ke Kawasan Industri Jababeka di Cikarang, Bekasi, agar kalangan jurnalis bisa melihat langsung bagaimana suatu kawasan industri berjalan.

Tribun Jateng yang merupakan satu di antara wartawan yang diundang, menyaksikan sendiri, hiruk-pikuk Jababeka, yang berdiri sejak tahun 1989 itu. Kota Jababeka atau kerap disebut Jababeka yang memiliki luas keseluruhan 5.600 hektare merupakan kawasan industri yang dikembangkan oleh PT Jababeka Tbk.

Dengan jarak hanya 30 kilometer dari ibukota negara, Jakarta, kawasan industri ini mampu berkembang cepat selama 25 tahun terakhir. Saat ini, Jababeka dihuni 1.700 perusahaan dari 30 negara.

"Di Jababeka, semua elemen terintegrasi sehingga bisa dikatakan Jababeka adalah kota tersendiri. Kami memiliki polsek, kantor pajak, kampus, dan sekolah yang khusus didirikan di dalam kawasan," kata Director Investment Board Jababeka, Agus Canny, saat menerima kunjungan wartawan di kantornya, Menara Batavia di Jalan K.H. Mas Mansyur, Jakarta, Senin (11/10).

Di dalam kawasan, tampak kehidupan seperti di dalam kota permukiman pada umumnya. Bangunan sekolah, perdagangan, perhotelan, berpadu rapi dengan pepohonan hijau. Jalanan beton dikelilingi trotoar bebas dari pedagang kaki lima. Sistem lalu lintas yang baik, demikian juga kawasan industri yang teratur rapi.

Jelang Peresmian Kawasan Industri Kendal, Kodim Siagakan 300 Tentara
Jelang Peresmian Kawasan Industri Kendal

Tata kota yang optimal didesain sedemikian rupa agar memberikan kenyamanan bagi penghuninya. Sistem perkabelan listrik dan telepon bawah tanah sudah diterapkan.

Menurut Agus, pihaknya mempekerjakan lebih dari 600 ribu pekerja yang datang dari seluruh daerah di Indonesia. Mereka bekerja untuk perusahaan-perusahaan besar seperti Samsung, L'oreal, Unilever, dan United Tractors, maupun perusahaan lokal.

Halaman
12
Penulis: ponco wiyono
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved