TribunJateng/

KASUS NARKOBA

Warga Curiga Sering Ada Tamu Tengah Malam Masuk Rumah Susanna, Ternyata. . .

Warga Curiga Sering Ada Tamu Tengah Malam Masuk Rumah Susanna, Ternyata. . .

Warga Curiga Sering Ada Tamu Tengah Malam Masuk Rumah Susanna, Ternyata. . .
tribunjateng/deni setiawan
Tiga dari lima tersangka yang merupakan pemakai sekaligus kurir hasil penangkapan Satres Narkoba Polres Salatiga, saat digelar di Mapolres Salatiga, Rabu 12 Oktober 2016d 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Dari penangkapan Susanna (35) warga Kaligading Kecamatan Boja Kabupaten Kendal pada Sabtu (8/10/2016) petang, tak butuh waktu lama pula untuk Satuan Reserse Narkoba Polres Salatiga menangkap satu jaringannya dalam peredaran sabu-sabu di Kota Salatiga.

Menurut Kasat Narkoba Polres Salatiga AKP Siti Markumah, ketika itu, Susanna ditangkap di rumah kosnya di Jalan Ki Penjawi Kelurahan Sidorejo Lor Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga. Adapun penangkapannya, berawal dari informasi warga yang curiga apabila kosnya kerapkali ada tamu hingga larut malam dan gerak-geriknya mencurigakan.

“Dari laporan itu, anggota coba mengintai aktivitas (gerak-gerik) di kos tersebut. Apa yang dilaporkan warga ternyata benar, kami pun menggeledah rumah kos tersebut. Hasilnya, ada beberapa alat yang biasa digunakan untuk mengkonsumsi sabu-sabu. Barangbukti kami amankan, pelaku kami gelandang ke Mapolres Salatiga,” terang AKP Siti kepada Tribun Jateng, Rabu (12/10/2016).

Dari hasil pemeriksaan terhadap Susanna, lanjutnya, anggota pun kemudian bergerak untuk menangkap pemakai lainnya di hari yang sama dan hanya berselang selama satu jam atau sekitar pukul 22.00, Heri Cahyono (34) dan Ahmad Yusuf (40) yang keduanya adalah warga Jalan Merpati Kelurahan Mangunsari Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga itu pun tertangkap.

“Kami tangkap Heri dan Yusuf di sekitar jalur masuk menuju PT Keivit Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga. Saat digeledah di lokasi, kami temukan 1 paket sabu yang terbungkus plastik klip dan pivet kaca bening. Keduanya adalah orang yang baru saja pula berpesta sabu di rumah kos Susanna. Mereka kemudian periksa untuk pengembangan di Mapolres Salatiga,” terangnya.

Dia melanjutkan, dari keterangan yang disampaikan Heri dan Yusuf, mereka menyampaikan jika memperoleh narkoba tersebut bersama satu rekannya yang bertempat tinggal Jalan Pramuka Kelurahan Salatiga Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga. Dari pengakuan itu, petugas pun menuju ke lokasi yang dimaksud.

“Di kediaman Teguh Imam Santoso (54), dalam penggeledahan petugas menemukan ada satu pivet kaca bening, uang tunai Rp 350.000, dan potongan sedotan warna putih. Dari pemeriksaan kami, uang tersebut ternyata merupakan uang patungan dari Heri dan Yusuf untuk membeli paket sabu. Pada malam itu, mereka berencana janjian dengan seorang kurir untuk berbelanja kembali,” ujarnya.

Dari keterangan itu, lanjutnya, petugas pun kemudian menuju ke lokasi dimana transaksi narkoba hendak dilakukan. Benar adanya, setelah diintai dan mendapati ada seseorang yang mencurigakan di sekitar toko modern Grogol Kota Salatiga, petugas kepolisian pun segera menggeledah orang yang dimaksud.

“Awalnya dia tidak mengaku, terlebih saat digeledah tidak ada barangbukti. Tetapi petugas tidak mau begitu saja percaya. Kami pun gelandang dia ke rumahnya yang berada di Kampung Tegalsari Kelurahan Mangunsari Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga. Setelah penggeledahan, kami temukan 5 paket sabu siap edar (sudah dibungkus plastik klip),” jelasnya.

Dari hasil penggeledahan yang dilakukan sekitar pukul 23.00 dan berdasar temuan barangbukti itu, pria bernama Wahyu Ary Kopianto kemudian dibawa ke Mapolres Salatiga untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas kepolisian. Selain 5 paket sabu, barangbukti yang diamankan pula adalah satu unit sepeda motor Honda Beat dan ponsel yang digunakan sebagai penunjang aktivitas transaksi barang haram itu. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help