TribunJateng/

Jangan Paksa Mata Bekerja Lama di Depan Gadget

Jangan Paksa Mata Bekerja Lama di Depan Gadget meski pekerjaan menumpuk. Coba lakukan hal ini

Jangan Paksa Mata Bekerja Lama di Depan Gadget
TRIBUNJATENG/HERMAWAN HANDAKA
Kebiasaan duduk lama menghadap komputer dan laptop bisa membuat mata sakit. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Pekerjaan yang menumpuk seringkali memaksa orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan laptop atau personal computer (PC). Penggunaan gadget juga tidak bisa lepas dalam kehidupan sehari-hari, bahkan selama 24 jam.

Akibatnya, beberapa keluhan dan gangguan penglihatan seringkali terjadi. Itu pula yang pernah dirasakan F Andita Putra, engineer di perusahaan konsultan PT Cakrawala Rekayasa.

"Pernah, saya paksa mata bekerja dari pagi sampai tengah malam di depan laptop karena dikejar deadline. Sampai-sampai, mata terasa pedas, perih dan malah nggak fokus," ujar alumnus Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) ini.

Setelah kejadian itu, kedua bola mata Andita akan terasa perih bila bekerja di depan komputer, tanpa jeda, lebih dari dua jam. Untuk mengatasi, dia memilih menghentikan pekerjaan jika mata terasa lelah. Dia juga memejamkan mata selama lima menit saat kepala terasa pusing. Terkadang, dia juga jalan-jalan menemui rekan kerja atau ke luar ruangan untuk menghirup udara segar.

"Kalau kerjaan tidak banyak, bisa santai, mata juga tidak capai," paparnya.
Dia bersyukur, kondisi kedua mata masih sehat meski sering beraktivitas di depan komputer dan bermain game di smartphone jelang tidur. "Alhamdulillah, sejauh ini mata saya tidak minus meski sering terpapar layar laptop atau handphone. Pokoknya, mata itu harus dijaga," paparnya.

Sementara, di sebuah game center yang berada di Jalan Singosari Raya, sederet remaja tengah larut dalam permainan game online, satu di antaranya Chairul Rozi.

Lulusan SMK Palapa ini bisa bermain game online hingga berjam-jam, bahkan seharian. Kebiasaan ini dilakoni sejak duduk di bangku SMP. Meski begitu, dia mengaku tak mengalami gangguan penglihatan termasuk mata minus.

"Mata saya tetap sehat kok mesti sering main game," ujarnya seraya memainkan mouse.
Menurut Rozi, bermain game online di komputer tak merusak mata sebab mata menatap gambar gerak. Berbeda bila mengerjakan tugas di laptop. "Kalau mengerjakan PR (pekerjaan rumah) di laptop satu jam saja, mata ini sudah terasa pedas," imbuhnya.

Remaja yang tinggal di Jalan Taman Sompok, Kelurahan Lamper Lor, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, ini menambahkan, ada waktu istirahat hingga satu jam di setiap sesi permainan. Waktu itu bisa digunakan gamer mengistirahatkan mata.

"Setiap pertandingan itu kan waktunya hanya satu jam, nah, sebelum mulai permainan berikutnya ada jeda buat makan, ke toilet atau buka-buka handphone. Jadi, tidak main terus seharian tanpa jeda," jelasnya secara rinci. (tribunjateng/dini suci)

Penulis: dini
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help