TribunJateng/

Perajin Minta Produk Batik Salem Brebes Dipasarkan di Luar Negeri

Tim Inovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON) dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI telah melakukan penelitian dan kreasi batik Salem

Perajin Minta Produk Batik Salem Brebes Dipasarkan di Luar Negeri
Tribun Jateng/Mamdukh Adi Priyanto
Pengunjung melihat batik khas Salem Brebes 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Tim Inovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON) dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI telah melakukan penelitian dan kreasi batik Salem, Brebes. Selanjutnya, perajin batik berharap produk mereka dipasarkan di luar negeri.

"Kami ya berharap dan ingin produk batik Salem dipasarkan di luar negeri. Supaya batik Salem dikenal dan ada banyak pembeli," kata seorang perajin, Tarkinah (47), Sabtu (22/10/2016).

Perajin asal Desa Bentar, Kecamatan Salem itu pun siap jika ada pembeli yang ingin membeli produknya dalam jumlah banyak.

Kendala yang dihadapi perajin batik tulis selama ini yakni kuantitas sumber daya manusia yang kurang. Sehingga pembuatan batik dalam jumlah banyak belum terakomodasi.

Dalam sebulan, ia bisa membuat batik tulis 15 helai kain. Setiap helai kain berukuran 2,20 meter. Batik berukuran tersebut dijual ke tengkulak lokal dengan harga Rp 150 ribu.

"Kami siap jika ada pembeli dari luar negeri yang membeli dalam jumlah banyak. Biasanya kalau ada pesanan jumlah banyak, beberapa perajin kerjasama," jelasnya.

Dalam membuat batik Salem selama ini, dia menggunakan pewarna alam. Meskipun memiliki warna agak buram, tidak mencolok seperti menggunakan warna kimia, ia menilai batik Salem miliknya memiliki kesan klasik, serta mempunyai pemggemarnya sendiri.

Bahan baku pewarna alam yang digunakan merupakan dedaunan atau tumbuhan yang ada di lingkungan sekitar. Antara lain, kulit mahoni, daun mangga, daun jambu dan bahan baku lain.

Hal senada juga diungkapkan perajin batik Salem lain, Siswono (33) asal Desa Ciputih, Salem. Selain dipasarkan di luar negeri, ia ingin ada langkah sustainable atau berkelanjutan dari Bekraf untuk memperkenalkan dan memasarkan batik Salem di berbagai daerah termasuk di luar negeri.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: rustam aji
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help