TribunJateng/

KPU Banjarnegara Tegur Paslon Karena Lakukan Pelanggaran Ini

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarnegara memberikan teguran tertulis pada setiap Pasangan Calon (Paslon) Kepala Daerah

KPU Banjarnegara Tegur Paslon Karena Lakukan Pelanggaran Ini
Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Alat Peraga Kampanye (APK) Paslon Kepala Daerah Banjarnegara terpasang di pohon Jalan Raya Banjarnegara-Purbalingga 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG, BANJARNEGARA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarnegara memberikan teguran tertulis pada setiap Pasangan Calon (Paslon) Kepala Daerah untuk mencopot Alat Peraga Kampanye (APK) Paslon yang mereka pasang pada zona larangan.

Teguran tersebut menyusul adanya laporan masyarakat mengenai pemasangan APK Paslon sebelum penetapan.

"Sudah tiga hari lalu kami kirimkan surat teguran ke mereka. Surat juga kami tembuskan ke Panwas," kata Komisioner KPU Banjarnegara Wardjito, Kamis (10/11/2016).

Pantauan Tribun, sejumlah APK Paslon terpasang di zona larangan, terbanyak dipasang pada pohon pinggiran jalan raya.

Menurut Wardjito, pemasangan APK pada pepohonan termasuk bentuk pelanggaran.

Pohon termasuk satu di antara zona larangan pemasangan APK yang ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Banjarnegara, selain alun-alun, instansi pemerintahan, tempat ibadah, institusi pendidikan dan sepanjang jalan protokol.

"Mereka pasti juga tahu jika yang dilakukan itu melanggar, karena kami sering malakukan sosialisasi dan mereka juga terlibat," katanya.

Selain masalah pemasangan APK, Wardjito menambahkan, pihaknya belum menemukan atau mendapati laporan soal adanya pelanggaran lain yang dilakukan oleh Paslon.

Ketua Panwas Banjarnegara, Nurma Ali Ridwan mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat kepada setiap Paslon untuk menaati peraturan mengenai pemasangan APK.

Panwas juga telah meminta kepada masing-masing Paslon untuk menurunkan APK yang terlanjur dipasang pada zona larangan.

"Seperti bisa dilihat saat ini, APK di jalan-jalan sudah lebih tertib dan tertata," ujarnya.

Panwas, kata Nurma, meminta kepada tim sukses masing-masing Paslon untuk menurunkan APK mereka yang terpasang di zona larangan.

Jika masih ditemui pelanggaran tersebut, pihaknya tak segan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan penertiban paksa.

"Kami meminta Panwas Kecamatan untuk mendata setiap pelanggaran APK untuk ditindaklanjuti," ucapnya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help