TribunJateng/

PILKADA 2017

Tiap Paslon Boleh Menambah Tujuh Baliho untuk Kampanye di Pilwakot Salatiga

Tiap Paslon Boleh Menambah Tujuh Baliho untuk Kampanye di Pilwakot Salatiga

Tiap Paslon Boleh Menambah Tujuh Baliho untuk Kampanye di Pilwakot Salatiga
TRIBUNJATENG/DENI SETIAWAN
Tiap Paslon Boleh Menambah Tujuh Baliho untuk Kampanye di Pilwakot Salatiga Petugas KPU Salatiga tunjukkan contoh flyer paslon 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Melalui Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Salatiga Nomor 68/Kpts/KPU-Kota-012.329537/2016 tentang Lokasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye dalam Pelaksanaan Kampanye Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga Tahun 2017, KPU Kota Salatiga bakal memperoleh masing-masing 5 buah baliho untuk dipasang tiap pasangan calon (paslon).

Namun, untuk pemasangannya pun diwajibkan sesuai dengan titik aturan yang telah ditetapkan KPU Kota Salatiga dalam Pilkada Salatiga 2017 ini. Baliho yang dalam waktu dekat ini bakal dipasang secara simbolis oleh KPU Kota Salatiga dan disaksikan tim kedua paslon serta Panitia Pengawas (Panwas) Kota Salatiga itu berukuran 3 meter x 5 meter.

“Kami yang menyediakan baliho sebagai alat peraga kampanye (APK) tiap paslon, baik itu untuk paslon nomor urut satu maupun nomor urut dua. Meskipun demikian, tiap paslon juga diizinkan untuk menambah atau membuat sendiri. Tetapi jumlahnya paling banyak adalah 7 baliho. Termasuk juga bentuk APK lainnya,” kata Anggota KPU Kota Salatiga Divisi Perencanaan dan Data, Syaemuri kepada Tribun Jateng, Selasa (15/11/2016).

Menurutnya, bentuk APK lainnya yang sudah dicetak dan segera dipasang dalam kurun waktu 1 hingga 2 hari ke depan di antaranya umbul-umbul berukuran 5 meter x 1,15 meter sebanyak 1 buah di setiap kelurahan untuk tiap paslon. Mereka bisa menambah paling banyak 30 buah per kecamatan.

“Untuk spanduk, yang disediakan KPU berukuran 1,2 meter x 5 meter sebanyak 2 buah untuk setiap paslon di tiap kelurahan. Dan setiap tim paslon bisa menambah spanduk itu paling banyak berjumlah 3 buah di tiap kelurahan. Meskipun ada keleluasaan untuk menambah APK, desain serta titik pemasangannya harus dikoordinasikan terlebih dahulu dengan KPU,” ujarnya.

Secara umum, lanjutnya, desain seoptimal mungkin harus sama seperti yang telah dibuat oleh KPU Kota Salatiga, termasuk pula mengenai ukuran setiap bentuk APK yang hendak dibuat oleh tim kampanye tiap paslon. Apabila ada tim yang melanggar ketentuan tersebut, pihaknya berkomitmen akan menindak tegas. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help