Empat Guru Berprestasi Kota Semarang Raih Penghargaan

Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi mengatakan peringatan HGN dan HUT ke 71 PGRI sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas jasa, kinerja.

Empat Guru Berprestasi Kota Semarang Raih Penghargaan
tribunjateng/dok
HENDRAR PRIHADI walikota Semarang 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG-Pemkot Semarang mengadakan Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT ke 71 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tingkat Kota Semarang, berpusat di Halaman SD Pedurungan Kidul 04 Kel. Pedurungan Kidul Kec. Pedurungan. Rabu (30/11).

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi didapuk menjadi pembina upacara.

Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi mengatakan peringatan HGN dan HUT ke 71 PGRI sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas jasa, kinerja dan kerja keras Guru.

"Peringatan ini juga sebagai pengingat dan penggungah kesadaran warga masyarakat akan jasa guru," ujarnya dalam rilis yang diterima Tribun Jateng.

Tema peringatan HGN dan HUT ke 71 PGRI tahun ini yakni "Guru dan Tenaga Kependidikan Mulia Karena Karya". Tema ini dimaksudkan Guru dan Tenaga Kependidikan diharapkan lebih berkompetensi dan profesionalisme sehingga menghasilkan karya nyata bagi anak didiknya dan selain itu juga mencetak generasi-generasi bangsa yang cerdas, handal dan berdaya saing.

Hendi berpesan untuk menerapkan tiga amanat yang disampaikan oleh Presiden Jokowi pada peringatan Hari Guru Tingkat Nasional (27/11) di SICC, Sentul, Jawa Barat yakni ajarkan kepada anak didik agar selalu bersatu, hidup rukun dan guyub antar sesama. Tanamkan nilai-nilai karakter pada anak didik, seperti kerja keras, kejujuran, kedisiplinan, dan optimis. Serta ajarkan anak didik tentang etika dalam menggunakan media sosial dengan santun dan bermanfaat.

"Mari hidup guyub tanamkan nilai-nilai karakter dari kerja keras dan ajakan anak didik dengan beretika menggunakan media sosial, gunakan dengan santun dan bermaanfaat. Kemudian ajak anak-anak untuk gunakan lingkungan sekitar dengan baik contohnya dengan cinta lingkungan," ujarnya.

Mengenai kejadian beberapa hari lalu tentang tawuran antar anak SD Pekunden dengan membawa parang, bahkan ada yang membawa sabuk dengan ujung besi, membuat hatinya miris dan sedih.

"Tak perlu menyalahkan siapa yang salah dalam hal ini, namun tentunya peristiwa ini menjadi pekerjaan kita bersama untuk lebih menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam diri anak didik. Mulai dari lingkungan keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat anak-anak perlu menghadapi perhatian dan pendidikan karakter untuk memperkuat jati diri dan kepribadiannya," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hendi memberikan penghargaan kepada empat guru/ tenaga kependidikan yang berprestasi yakni Heri Nugroho, S.Pdi, M.Si dari SMA N 3 sebagai juara 1 guru PAI berprestasi Tingkat Nasional, Budi Setyowati dari SMA 3 juara 2 OGN Nasional, Fanie Dipa Pawakaningsih dari SLB N 1 juara 1 tingkat nasional Lomba Kreatifitas Pembelajaran Guru, dan Sulistyowati, Spd dari SMK N 2 juara 1 tingkat nasional Lomba Keahlian Guru Produktif SMK. (*)

Ikuti kami di
Penulis: galih permadi
Editor: a prianggoro
Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help