Ini Penegasan Sikap PP Muhammadiyah Jika Ada Yang Ingin Turunkan Presiden

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan komitmen organisasi yang dipimpinnya

Ini Penegasan Sikap PP Muhammadiyah Jika Ada Yang Ingin Turunkan Presiden
Lutfy Mairizal Putra
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak di Kemenkopolhukam, Jakarta, Jumat (23/9/2016) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan komitmen organisasi yang dipimpinnya dalam melawan upaya makar.

Hal tersebut disampaikan Dahnil dalam penutupan Tanwir PP Pemuda Muhammadiyah di Tangerang, Banten, Rabu (30/11/2016), yang turut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

"Jika ada yang ingin menurunkan Presiden, kalau ada isu makar, Pemuda Muhammadiyah siap berada di belakang Republik Indonesia, siap bersama Presiden," ujar Dahnil.

Dahnil pun mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowiyang berkenan hadir menutup acara Tanwir Muhammadiyah. Padahal, Dahnil tahu Jokowi punya agenda yang padat.

Pada Rabu sore ini, semula Jokowi dijadwalkan memimpin rapat terbatas di Istana Kepresidenan. Namun, rapat terbatas (ratas) itu dibatalkan dan Presiden lebih memilih menghadiri acara PP Muhammadiyah.

"Pak Presiden membatalkan semua acaranya untuk datang ke sini. Rapat dengan Menag dibatalkan. Kita lebih penting daripada yang lain. Itu pesan penting buat kita sebagai pemuda Islam," kata Dahnil.

Adanya upaya makar pertama kali disampaikan oleh Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian.

Kepolisian mendapat informasi adanya upaya makar yang menunggangi aksi demonstrasi 25 November.

Namun, demonstrasi 25 November untuk menuntut proses hukum kasus penistaan agama oleh calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama itu batal dilakukan. (KOMPAS.com/Ihsanuddin)

Ikuti kami di
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help