Tiga Hari Pencarian, Lina Ditemukan Tak Bernyawa di Tempat Wisata Ranto Canyon Brebes

Tubuh Lina yang tak bernyawa ditemukan pukul 16.00 WIB, Rabu (30/11/2016).

Tiga Hari Pencarian, Lina Ditemukan Tak Bernyawa di Tempat Wisata Ranto Canyon Brebes
istimewa
Proses evakuasi jenazah Lina

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,BREBES- Pencarian selama tiga hari tim Search and Rescue (SAR) gabungan terhadap wisatawan Ranto Canyon Desa Winduasri, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes yang hanyut membuahkan hasil.

Pencarian berakhir usai tim SAR menemukan jasad Darlina atau disapa Lina (21), di Kedung Royom, Desa Kedungmanis, Kecamatan Salem. Korban ditemukan berjarak 20 kilometer dari titik korban hanyut.

Tubuh Lina yang tak bernyawa ditemukan pukul 16.00 WIB, Rabu (30/11/2016). Lina hanyut terseret arus sungai saat berwisata susur sungai di Ranto Canyon, Minggu (27/11/2016).

Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap, Mulwahyono mengatakan korban terseret arus di wisata air Ranto Canyon ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

"Tim SAR gabungan menemukan tubuh korban berjarak 20 kilometer dari lokasi awal. Selanjutnya, korban dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas setempat untuk diperiksa sebelum diserahkan kepada keluarga korban," terangnya, Rabu.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Pos SAR Cilacap, SAR Brebes, SAR Bumiayu, PMI Brebes, Koramil Salem, SAR Ranto Canyon, Mapala Unsoed Purwokerto, Polsek Salem dan dibantu warga menemukan tubuh korban yang sudah tidak berbentuk lagi. Hal itu diduga kuat lantaran tubuh korban yang terkena hantaman arus sungai deras dan terbentur bebatuan besar.

Sulitnya medan menyebabkan evakuasi tubuh korban mengalami kendala. Untuk ke sungai, harus melewati perbukitan terjal dan menyusuri sungai. Selanjutnya, jasad korban dievakuasi menggunakan mobil patroli Polsek Salem menuju Puskesmas setempat.

Anggota Intel Kodim 0713/Brebes, Serka Wartono yang berada di TKP menyatakan, dirinya bersama dengan Tim SAR gabungan selama tiga hari lamanya mencari tubuh korban yang hanyut terbawa derasnya arus di Obyek Wisata Ranto Canyon.

"Alhamdulillah, setelah dilakukan pencarian akhirnya tubuh korban ditemukan. Tubuh korban tidak utuh karena tiga hari terbawa derasnya air Sungai Cigunung," kata Wartono.

Dari Ranto Canyon, kata dia, tim SAR menyusuri sepanjang Sungai Cigunung dengan menggunakan dua buah perahu karet, hingga akhirnya ditemukan mayat di Kedung Royom, Desa Kadungmanis.

Jasad korban setelah divisum di Puskesmas Salem, selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga dan sekitar pukul 19.30 WIB, dibawa ke tempat kelahiranya di Dukuh Temukerep, Desa Larangan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes untuk dimakamkan.

Seperti diberitakan, seorang wisatawan yang diketahui bernama Lina terseret derasnya arus sungai di obyek wisata Ranto Canyon, Kecamatan Salem. Korban bersama rekan-rekannya berwisata di obyek wisata relatif baru di Kabupaten Brebes tersebut.

Mereka dipandu empat pemandu wisata yang biasa mengantarkan wisatawan menyusuri sungai di objek wisata dimaksud. Namun, sesampainya di lokasi dengan jarak sekitar 400 meter tiba-tiba debit air sungai berbatuan itu naik.

Sayangnya, Lina saat dievakuasi terlepas pegangannya dari tambang pengaman sehingga tidak berhasil meraih daratan. Saat itu juga, pemandu wisata dibantu warga sekitar mencari tubuh korban dengan menggunakan peralatan sederhana namun tidak berhasil.(mam)

Ikuti kami di
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: a prianggoro
Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help