Home »

News

» Jakarta

Survei Terbaru LSI: 60,3 Persen Warga Jakarta Ingin Gubernur Baru

Menurut survei itu, dukungan ketiga kandidat pun saling mengalahkan di beberapa segmen pemilih.

Survei Terbaru LSI: 60,3 Persen Warga Jakarta Ingin Gubernur Baru
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Pengendara sepeda motor melaju di samping baliho bergambar tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Jalan Kuningan, Jakarta, Rabu (23/11/2016). KPU DKI Jakarta menyediakan alat peraga kampanye untuk setiap pasangan calon dengan jumlah yang sama, namun apabila masih dirasa kurang mencukupi, masing-masing pasangan calon dibebaskan menambah alat peraga maksimal sebanyak 150 persen dari yang diadakan KPU. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Survei terbaru LSI Denny JA terkait Pilkada DKI 2017 menyebut  60,3% responden menginginkan gubernur baru. Jika di-breakdwon dari 60,3% itu, mayoritas responden menginginkan Agus Yudhoyono-Sylviana Murnisebagai penggantinya.

Dari angka 60,3 persen responden, sebesar 47,60%  mendukung Agus-Sylvi sebagai gubernur DKI. Sedangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno mendapat 34,80% dari 60,3%.

“Untuk sentimen ingin gubernur baru, jika Pilkada hari ini, Agus lebih dipilih dibandingkan Anies,” tulis Denny JA dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Rabu (14/12/2016).

Menurut survei itu, dukungan ketiga kandidat pun saling mengalahkan di beberapa segmen pemilih.

Di segmen agama, pemilih muslim yang merupakan populasi pemilih terbesar, Agus-Sylvi memperoleh dukungan sebesar 36,10%, disusul Anies-Sandi25,20 %, dan Ahok-Djarot sebesar 21,70 %. Masih ada 17 % pemilih muslim yang belum menentukan pilihan.

Pada pemilih non-muslim, Ahok-Djarot unggul telak yaitu sebesar 92,90%.

Dukungan terhadap Agus-Sylvi dan Anies-Sandi hanya masing-masing di kisaran 3,60% (pembulatan angka membuat jumlahnya menjadi 100,1%).

Pada segmen pendidikan, Agus-Sylvi unggul dari pasangan Ahok-Djarot maupun Anies-Sandi di segmen pemilih berpendidikan menengah ke rendah (Tamat SLTA ke bawah). Sementara Ahok-Djarot unggul di segmen pemilih yang berpendidikan tinggi (pernah kuliah atau di atasnya).

Pada segmen pendapatan, Agus-Sylvi unggul dari pasangan Ahok-Djarot maupun Anies-Sandi di pemilih berpendapatan rendah (di bawah 3,5 juta sebulan), sementara pasangan Ahok-Djarot unggul dari pasangan Anies-Sandi maupun Agus-Sylvi di segmen pemilih pendapatan tinggi (pendapatan 3,5 juta ke atas/bulan).

Pada segmen usia, Agus-Sylvi unggul pada hampir semua segmen usia terutama di pemilih yang kategori usianya di bawah 50 tahun. Sementara pasangan Ahok-Djarot unggul di segmen usia di atas 50 tahun.

Secara teritori, Agus-Sylvi sementara ini unggul di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara. Pasangan Ahok-Djarotunggul tipis di Jakarta Selatan. Dan ketiga pasangan calon bersaing ketat di Jakarta Barat.

Jika di-breakdown dukungan ketiga pasangan kandidat di berbagai segmen etnis pemilih, maka pasangan Agus-Sylvi unggul di pemilih beretnis Betawi dan Sunda. Sementara pasangan Ahok-Djarot unggul di pemilih beretnis Jawa dan etnis lainnya.

Survei ini digelar selama enam hari, yakni 1-6 Desember 2016. Survei dilakukan secara tatap muka terhadap 440 responden. Responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error survei ini plus minus 4,8%.

Survei ini dibiayai dengan dana sendiri, dan dilengkapi pula dengan kualitatif riset (FDG/focus group discussion, media analisis, dan indepth interview). (KOMPAS.com)

Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help