Betonisasi dan Pelebaran Jalan Prof Suharso Meteseh Baru Rampung 87 Persen

Saat ini, proyek yang di-deadline rampung 28 Desember 2016 itu baru mencapai 87 persen.

Betonisasi dan Pelebaran Jalan Prof Suharso Meteseh Baru Rampung 87 Persen
TRIBUN JATENG/GALIH PERMADI
Wali Kota Hendrar Prihadi meninjau proyek pelebaran dan betonisasi Jalan Prof Suharso Meteseh, Kota Semarang, Kamis (22/12/2016). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengancam mem-blacklist kontraktor pelaksana betonisasi Jalan Prof Suharso Meteseh, Kecamatan Tembalang, jika tak mampu menyelesaikan proyek tepat waktu.

Saat ini, proyek yang di-deadline rampung 28 Desember 2016 itu baru mencapai 87 persen.

"Kalau tidak selesai, sanksi pertama blacklist, kedua pembayaran tidak 100 persen. Pengawas masih yakin selesai. Saya akan pantau lagi dua hari sebelum batas waktu," kata pria yang akrab diapa Hendi itu saat meninjau proyek, Kamis (22/12) siang.

Hendi mengakui, sebelum dimulai, proyek senilai Rp 9,7 miliar itu sempat tersendat.

Butuh waktu negosiasi dengan para pemilik lahan yang terkena dampak pelebaran jalan hingga akhirnya mereka setuju. Selain di beton, jalan penghubung Klipang-Meteseh tersebut diperlebar.

Meski begitu, Hendi mengatakan, hal tersebut tak boleh menjadi alasan lantaran pelaksana proyek telah menyetujui batas akhir pengerjaan sebagaimana tertuang dalam kontrak kerja.

"Jalan Manyaran-Gunungpati saja sudah selesai 100 persen. Saya minta kepala dinas untuk mengecek setiap hari agar pembangunan infrastruktur selesai dan tidak membuat Silpa (sisa lebih penggunaan anggaran) tinggi, seperti tahun lalu," ujarnya.

Kepala Dinas Bina Marga, Iswar Aminnudin, menjelaskan, Jalan Prof Suharso dilebarkan dari empat meter menjadi delapan meter. Ia optimistis, betonisasi dan pelebaran jalan itu selesai tepat waktu.

"Pengerjaan tinggal 150 meter dari total panjang 500 meter, saya optimistis selesai. Sesuai kontrak memang 28 Desember 2016 akan diserah terimakan. Tidak ada persoalan berarti, lahan sudah siap dan material sudah di lapangan. Tinggal memacu pengerjaan," kata Iswar.

Matali, warga RT 01 RW 02 Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, senang, Jalan Prof Suharso Meteseh yang selama ini rusak, dibeton dan diperlebar. "Saya harap bisa segera selesai sehingga aktivitas warga semakin lancar," harapnya.

Selain perbaikan jalan, Matali berharap, pemerintah menambah penerangan jalan. "Kalau malam cukup gelap dan agak rawan kejahatan. Lampu jalan sudah ada beberapa tapi kadang hidup, kadang mati," ujarnya. (*)

Penulis: galih permadi
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved