Dua Proyek Fisik Pemkot Salatiga Bernilai Puluhan Miliar Dipastikan Molor

"Disepekati ada perpanjangan pengerjaan 50 hari kerja ke depan. Itu sesuai regulasi dan telah disepakati bersama," kata Rofai.

Dua Proyek Fisik Pemkot Salatiga Bernilai Puluhan Miliar Dipastikan Molor
Tribun Jateng/Deni Setiawan
Pj Wali Kota Salatiga, Achmad Rofai 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Dari 20 proyek pembangunan fisik Pemkot Salatiga, ada dua yang proyek yang belum selesai hingga tenggat waktu yang telah disepakati.

Menurut Pj Wali Kota Salatiga, Achmad Rofai, dua proyek yang belum selesai tersebut adalah Gedung Rawat Inap RSUD Salatiga yang dikerjakan PT Bertania Prima dan Gedung Rehabilitasi Akibat Dampak Rokok yang digarap PT Karya Sarana Pakarti..

"Disepekati ada perpanjangan pengerjaan 50 hari kerja ke depan. Itu sesuai regulasi dan telah disepakati bersama," kata Rofai.

Kabag Humas Setda Kota Salatiga Sri Satuti menambahkan, pembangunan Gedung Rawat Inap RSUD Salatiga itu didirikan di Jalan Osamaliki Nomor 19 Kota Salatiga dengan nilai penawaran sebesar Rp 21.813.000.000.

"Adapun penandatangan kontrak kerja telah dilaksanakan sejak 21 Juni 2016 dan selesai paling lambat pada pekan ketiga Desember 2016 ini,” jelasnya.

Sedangkan Gedung Rehabilitasi Akibat Dampak Rokok idirikan di Jalan Brigjend Sudiarto.

"Penandatanganan kontrak dilangsungkan 7 September dengan nilai Rp 5.660.161.00," tandasnya. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved