TribunJateng/

Kasus Narkoba

Paket Mainan dari Eropa Dikirim Lewat Kantor Pos itu Ternyata Berisi Barang Haram

Paket Mainan dari Eropa Dikirim Lewat Kantor Pos itu Ternyata Berisi Barang Haram. Penyelundupan ekstasi itu digagalkan oleh BNNP dan Bea Cukai

Paket Mainan dari Eropa Dikirim Lewat Kantor Pos itu Ternyata Berisi Barang Haram
tribunjateng/putut dwi putranto
Joint operation antara BNNP Jateng, Direktorat Jenderal dan Bea dan Cukai (DJBC) Jateng dan DIY serta Kantor Pos Semarang berhasil penyelundupan narkoba dari Eropa. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Puthut Dwi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Joint operation antara BNNP Jateng, Direktorat Jenderal dan Bea dan Cukai (DJBC) Jateng dan DIY serta Kantor Pos Semarang berhasil meringkus sindikat narkotika di wilayah Semarang.

Dari ketiga tersangka yang dibekuk, petugas mengamankan 1.000 butir ekstasi, kokain seberat 2,8 gram, MDMA seberat 138,74 gram, Kethamine seberat 82,67 gram serta 1627 lembar LSD.

Barang-barang haram golongan I tersebut didatangkan oleh para pelaku dari Jerman, Belanda dan Polandia melalui paketan yang dikirim ke Kantor Pos.

Ketiga tersangka yaitu EWT, warga Kawi, Semarang, ASN, warga Ngaglik, Semarang dan EPS yang kos di daerah Tembalang. EWT dan ASN adalah rekan semasa SMA, adapun EPS adalah kekasih ASN.

penggalan penyelundupan barang haram dari eropa via kantor pos oleh bnnp dan bc
Joint operation antara BNNP Jateng, Direktorat Jenderal dan Bea dan Cukai (DJBC) Jateng dan DIY serta Kantor Pos Semarang berhasil penyelundupan narkoba dari Eropa.

Kepala BNNP Jateng, Brigjen Pol Tri Agus Heru Prasetyo, mengatakan, terungkapnya jaringan pengedar narkotika ini bermula dari kecurigaan mereka akan adanya paket yang mencurigakan yang dikirim dari Jerman melalui Kantor Pos di Semarang pada pertengahan Desember lalu.

Setelah diperiksa dengan X Ray, paketan kotak mainan anak-anak itu berisi ekstasi di dalamnya.

"Kami lalu telusuri ke alamat tertuju di daerah Tegalsari, Semarang. Namun saat itu pemilik kos menolak barang itu dengan alasan tidak ada nama penerima di tempat kosnya. Namanya disamarkan saat itu," kata Agus saat gelar perkara di Kanwil DJBC Jateng dan DIY, Semarang, Rabu (28/12/2016).

Tim gabungan terus melakukan investigasi hingga akhirnya ASN tertangkap usai mengambil paketan ekstasi tersebut di Kantor Pos Peleburan, Semarang. Melalui keterangan ASN itu, selanjutnya dua tersangka lain ikut dibekuk.

"Ternyata masih ada beberapa jenis narkotika pesanan sebelumnya yang disimpan di rumah EWT, Rumah ASN dan tempat kos EPS. Sebut saja pil ekstasi, MDMA, kokain, LSD dan Kethamine," ungkap Agus.

gelar perkara kasus narkoba oleh bnnp dan bea cukai
Joint operation antara BNNP Jateng, Direktorat Jenderal dan Bea dan Cukai (DJBC) Jateng dan DIY serta Kantor Pos Semarang berhasil penyelundupan narkoba dari Eropa.

Menurut Agus, berbagai varian narkotika tersebut rencananya akan diedarkan di sejumlah tempat hiburan malam di wilayah Semarang menjelang pesta pergantian tahun baru 2017.

"Pengakuan tiga tersangka mereka baru beberapa bulan ini beroperasi. Kami akan terus gencarkan razia serta menjalin kerjasama dengan baik," pungkas Agus. (*)

Penulis: puthut dwi putranto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help