TribunJateng/

Bunda PAUD Kabupaten Semarang Pesan Ajarkan Anak Murah Senyum

"Komitmen ini harus dibarengi dengan tindakan yang positif dari guru terhadap anak didik. Ajarkan anak murah senyum," kata Bintang

Bunda PAUD Kabupaten Semarang Pesan Ajarkan Anak Murah Senyum
Tribun Jateng/daniel ari purnomo
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih paparkan sambutan saat hadiri pendeklarasian komitmen sebagai pendidik anti kekerasan, Sabtu (14/1/2017) siang di pendopo bupati, Jalan Ahmad Yani, Ungaran, Kabupaten Semarang. 

Laporan Wartawan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Ratusan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan Ungaran Barat mendeklarasikan komitmen sebagai pendidik anti kekerasan, Sabtu (14/1/2017) siang di pendopo bupati, Jalan Ahmad Yani, Ungaran, Kabupaten Semarang.

Pendeklarasian itu dipimpin Ketua HIMPAUDI Kabupaten Semarang, Endah Indriyatri.

Ada lima poin komitmen yang dinyatakan para pengajar. Di antaranya, membangun generasi berkarakter dan berakhlak mulia, menciptakan generasi yang cinta tanah air, menghargai hak dan tumbuh kembang anak, anti kekerasan dalam bentuk apapun, dan menciptakan lingkungan yang menyenangkan.

Bunda PAUD Kabupaten Semarang, Bintang Narsasi Mundjirin mendukung aksi itu. Ia menuturkan komitmen itu wujud tanggungjawab pendidik di Kabupaten Semarang, sebagai Kabupaten Ramah Anak.

"Komitmen ini harus dibarengi dengan tindakan yang positif dari guru terhadap anak didik. Ajarkan anak murah senyum," kata Bintang saat paparkan sambutan.

Istri Bupati Semarang itu tak bisa berlama-lama, lantaran harus menghadiri acara selanjutnya. Ia pun berpamitan lalu undur dari acara itu.

Dalam kesempatan serupa, Ketua HIMPAUDI Kecamatan Ungaran Barat, Ertania Johana Maryasmara menambahkan, para guru sepakat mengusung kebhinekaan pada tiap perjumpaan dengan anak didik.

"Pada intinya, kami ingin menanamkan cinta damai antara pendidik dengan anak didik, serta lingkungan," kata Hana, sapaannya.

Hana bersyukur, selama ini tak ada kasus kekerasan anak di tingkat PAUD Kabupaten Semarang. Ia berharap deklarasi itu jauhkan anak dari aksi kekerasan di dunia pendidikan.

Acara dilanjutkan senam Sikumbi, donor darah, santunan anak yatim piatu, bazaar sembako, serta pertunjukkan gerak lagu oleh anak-anak PAUD. (*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help