Tribun Community

Komunitas Bakti 87 SMAN 2 Semarang Galang Aksi Sosial

Bermula dari kawan satu seangkatan saat bersekolah SMA, komunitas Bakti 87 terbentuk. Mereka bukan hanya sekadar berkumpul untuk mencari hiburan

Komunitas Bakti 87 SMAN 2 Semarang Galang Aksi Sosial
Tribun Jateng

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Bermula dari kawan satu seangkatan saat bersekolah SMA, komunitas Bakti 87 terbentuk. Mereka bukan hanya sekadar berkumpul untuk mencari hiburan, namun juga berorientasi pada kegiatan sosial.

Florentina Hastyawati (48) atau yang sering dipanggil Hasta ini merupakan anggota yang termasuk aktif dalam kegiatan yang dilaksanakan komunitas Bakti 87. Berangkat dari ajakan temannya untuk ikut bergabung dengan komunitas tersebut, Ia merasakan kesenangan tersendiri setelah mengikuti beberapa kegiatan dan pertemuan dengan anggota yang lain.

"Saya merasa apa yang saya kerjakan sebagai anggota komunitas sekaligus seorang sekertaris di dalamnya bermanfaat untuk orang lain, dari kegiatan-kegiatan yang kami buat," ujarnya kepada Tribun Jateng, beberapa waktu lalu.

Selain itu pula, Hasta bisa bertemu dengan temannya dulu saat sama-sama masih satu sekolah. "Di komunitas ini saya tidak sengaja bertemu dengan teman lama yang sekaligus mantan pacar saya dahulu," kelakar Hasta, yang juga merupakan pemilik perusahaan yang bergerak di bidang event organizer ini.
Ia menambahkan, Hasta banyak bercerita dengan teman sekaligus mantan pacarnya dahulu tentang kenangan-kenangan semasa sekolah dahulu yang menurut dia sangat berkesan.

Hasta dan banyak anggota komunitas Bakti 87 yang lain, sering memimpikan untuk bisa mewujudkan beberapa kegiatan-kegiatan yang sifatnya sosial.

"Seperti yang sudah pernah kami lakukan sebelumnya, mengadakan sumpit masal yang dilaksanakan di SMAN 2 Semarang beberapa waktu yang lalu," tegasnya.

Selain kegiatan sosial kemasyarakatan, Hasta dan teman-temannya juga mengadakan kegiatan sosial bagi guru-guru tempat para anggota bersekolah dahulu. Ada yang memberikan santunan kepada guru yang telah pensiun dan ada pula yang ziarah ke makam guru yang telah wafat.

Saat ditanya, apakah keluarga mendukung, terkait waktu yang ia harus bagi untuk beraktivitas di komunitas, Hasta menjawab dengan gamblang, keluarganya pernah diajak ikut serta untuk mengikuti kegiatan.

"Keluarga saya beranggapan komunitas yang saya ikuti ini memiliki tujuan yang jelas, tidak seperti komunitas lain yang sekedar hanya mencari hiburan saja. Sehingga mereka sangat mendukung saya disini," jelas Hasta, yang juga sebagai sekretaris di komunitas Bakti 87

Adi Prakoso (48), ikut menegaskan, kegiatan yang dilakukan oleh komunitas Bakti 87 merupakan kegiatan-kegiatan yang sifatnya sosial dan berdampak luas terhadap masyarakat.

"Kami tidak ingin membentuk komunitas hanya sekedar untuk bersenang-senang saja, komunitas kami memiliki tujuan yang jelas sehingga agar memiliki manfaat untuk masyarakat luas," ucapnya.

Adi yang juga diberikan mandat oleh seluruh anggota untuk menjadi ketua komunitas ini, berharap agar bisa menghasilkan jiwa-jiwa yang dermawan terhadap sesama manusia.

"Kita diciptakan oleh Tuhan Yang Mah Esa untuk menjadi makhluk sosial, yang diberikan akal pikiran untuk bisa menolong sesama jika melihat ada orang yang membutuhkan. Dari yang membutuhkan biaya untuk hidup, pengobatan, pendidikan, kesehatan, sarana pendidikan, dan lain sebagainya," jelasnya.

Dari apa yang dikatakan Adi, komunitas Bakti 87 juga sering mengajak pengurus OSIS untuk membentuk kegiatan sosial agar setelah tumbuh dewasa nanti, mereka memiliki sikap yang saling peduli dan tidak acuh terhadap sesama manusia yang membutuhkan.(*)

Penulis: faisal affan
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help