Penganiayan Siswa Ponpes

MEMILUKAN! Ibu Ini Teriak Histeris "Kenapa Anak Saya Dibunuh, Kembalikan Hidup Anakku"

Sulaeman langsung berteriak dan memaki-maki pihak Pondok yang membiarkan anaknya dibunuh.

MEMILUKAN! Ibu Ini Teriak Histeris
dini suciningrum

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini Suciatiningrum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL -- Tangis histeris mewarnai kamar jenasah tatkala rombongan keluarga korban penganiayaan di Ponpes Kendal, Dimas Khilmi (18), tiba di RSUD Soewondo, Jumat (13/1) petang.

Ibunda Dimas, Nartikoh, langsung berteriak dan memeluk jenazah Dimas.

"Anakku kenapa dibunuh, anakku kenapa dibunuh, aku mau anakku kembali," teriak Nartikoh berulangkali.

Peristiwa yang membuat ibu dua anak ini syok hingga jatuh pingsan di samping jenazah.

Emosi tidak terbendung juga diperlihatkan ayah korban, Sulaeman, warga Warga Dukuh Tengah RT 03 RW 04, Desa Batusari, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes.

Sulaeman langsung berteriak dan memaki-maki pihak Pondok yang membiarkan anaknya dibunuh.

"Mana pertanggungjawaban pondok, anak saya sampai dibiarkan mati dibunuh," ujarnya emosi.

Baca: Perkelahian Berujung Maut Terjadi dalam sebuah Ponpes di Kendal, Ini Diduga Sebagai Pemicunya

Tidak hanya orangtua, keluarga dekat korban juga geram dan marah. Mereka tidak terima dengan apa yang terjadi pada Dimas.

"Keponakan saya anak baik, kami tidak terima dan akan menuntut pelaku maupun pihak pondok," ujar paman korban, Munasik.

Halaman
12
Penulis: dini
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help