Cuaca Ekstrem

Kalau Nenek Pergi Siapa yang Jaga Rumah, Biarlah Terendam Banjir Begini Sudah Biasa

Hujan semalam membuat air menggenangi beberapa daerah di tepi aliran sungai di Kabupaten Demak yaitu di Sayung dan Karangtengah.

Kalau Nenek Pergi Siapa yang Jaga Rumah, Biarlah Terendam Banjir Begini Sudah Biasa
TRIBUNJATENG/RIVAL ALMANAF
SUNGAI DOMBO - Seorang warga memandangi aliran sungai Dombo yang menyempit, kanan-kirinya penuh sedimentasi hingga ditumbuhi rerumputan dan pohon, Selasa (17/1/2017 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Hujan semalam membuat air kembali menggenangi beberapa daerah di tepi aliran sungai di Kabupaten Demak. Beberapa desa di Kecamatan Sayung dan Karangtengah, kembali terendam Selasa (17/1/2017).

Di Desa Ploso, Banjir limpasan sungai Tuntang merendam dua dukuh dan puluhan rumah. Di Desa Sayung, puluhan rumah di lima dukuh terendam.

Salah satu warga Sayung, Sopiah (70) menjelaskan sudah terbiasa dengan banjir sejak 15 tahun lalu. Meski demikian nenek delapan cucu itu enggan pindah meski semua anaknya sudah memiliki rumah di daerah lain.

"Sudah terbiasa di sini, kalau pergi siapa yang jaga rumah," terangnya Selasa (17/1/2017). Ia menjelaskan rumah yang ia tinggali saat ini memiliki nilai historis bersama suaminya.

Di lain sisi, Muhajir Kepala Desa Ploso menambahkan, setiap hujan daerah tepi sungai di Demak memang sering terimbas limpasan air. "Hal itu sudah menahun, dan beberapa warga sudah terbiasa," jelasnya.

Ada dua dukuh di wilayah yang ia pimpin yang selama dua hari ini masih terendam. Ia menjelaskan beberapa warga yang ekonominya mampu, sudah menaikan tinggi rumah masing-masing sehingga saat banjir air tidak masuk ke dalam.

"Namun ada juga yang belum, terutama mereka yang kurang mampu," tambahnya. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved