TribunJateng/
Home »

Bisnis

» Makro

Pendapatan Bukalapak Meningkat 7 Kali Lipat pada 2016

Berbagai kemudahan yang dirasakan pelapak dan konsumen sangat memungkinkan bisnis digital tak akan redup, apalagi sampai tutup.

Pendapatan Bukalapak Meningkat 7 Kali Lipat pada 2016
TRIBUNNEWS

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Selain pelapak atau penjual produk yang mendapat keuntungan besar dari bisnis digital, marketplace selaku penyedia toko online pun ikut meraupnya.

Bukalapak.com mampu meraup keuntungan pendapatan bersih hingga 7 kali lipat pada 2016 dibandingkan tahun sebelumnya.

Brand Manager Bukalapak Oci Ambrosia berharap, pendapatan Bukalapak kembali meningkat pesat pada 2017 ini.

"User (pengguna) telah mencapai lebih dari 11,2 juta, pelapak lebih dari 1,3 juta pelapak, dan pendapatan bersih di 2016 tumbuh 7 kali lipat dari tahun sebelumnya. Peningkatan pageviews hingga 16 kali lipat atau menjadi 13,4 miliar dibandingkan dengan tahun 2015 hanya 800 juta," kata Oci kepada Tribunjateng.com, Kamis (19/1/2017).

Industri e-commerce di Indonesia, menurutnya, dapat dikatakan industri yang masih di tahap awal sehingga masih banyak bermunculan e-commerce lain.

Dukungan dari pemerintah untuk peta pengembangan e-commerce, tentu merangsang industri ini berkembang lagi.

Berbagai kemudahan yang dirasakan pelapak dan konsumen sangat memungkinkan bisnis digital tak akan redup, apalagi sampai tutup.

"Keuntungan pelapak memasarkan produk melalui online bukan hanya gratis, mudah, dan aman. Ada banyak fitur yang memudahkan pelapak memasarkan berbagai produknya," jelasnya.

Keuntungan lain yaitu metode jasa pembayaran dan pengiriman yang lengkap, selalu ada program promo agar pembeli makin sering belanja dan produk dapat dijangkau oleh semua masyarakat Indonesia sehingga sangat berpeluang untuk peningkatan penjualan.

Manager Community Management Division Bukalapak.com, Nurhaq Ferdiansyah menambahkan, tidak ada batasan untuk menjual atau memasarkan produk secara digital.

Namun, ada ketentuan untuk tak menjual barang-barang yang dilarang seperti narkoba dan produk ilegal. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help