TribunJateng/

KASUS NARKOBA

Biasanya Kasih Wejangan, Kali Ini Ki Joko Edan Angguk-angguk Dinasihati Hakim

Biasanya Kasih Wejangan, Kali Ini Ki Joko Edan Angguk-angguk Dinasihati Hakim. Dalang kondang itu menerima vonis 1,5 tahun penjara

Biasanya Kasih Wejangan, Kali Ini Ki Joko Edan Angguk-angguk Dinasihati Hakim
tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas
MENERIMA PUTUSAN - Dalang kondang Djoko Widjojo alias Ki Joko Edan terlihat pasrah saat menjalani sidang putusan kasus narkotika di Pengadilan Negeri Semarang, Kamis (19/1). Ki Joko Edan akhirnya diputus oleh majelis hakim 1,5 tahun penjara. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Wayang mengajarkan kehidupan, saudara melakonkan, seharusnya terdakwa melakukan apa yang diajarkan.

Perkataan tersebut merupakan wejangan dari Ketua Majelis Hakim Pujo Unggul terhadap dalang kondang Djoko Hadi Widjojo atau yang sering disebut Ki Joko Edan saat akan memulai sidang putusan kasus narkotika di Pengadilan Negeri Semarang, yang menyeret Ki Joko Edan, Kamis (19/1).

Tanpa penasehat hukum dan hanya didampingi istrinya, dalang kondang asal Kota Semarang tersebut hanya termenung mendengarkan wejengan dari Ketua Majelis Hakim Pujo Unggul. Tampak raut penyelasaan pada wajah Ki Joko Edan.

Pujo menyatakan Ki Joko Edan divonis hukuman penjara 1,5 tahun. Ki Joko dinilai terbukti secara sah melanggar Pasal 127 Ayat 1 huruf A Undang- Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
"Menyatakan terdakwa Djoko Hadi Widjojo terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana penggunaan narkotika golongan I untuk diri sendiri. Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa pidana penjara selama satu tahun dan enam bulan kurungan," ujar Pujo Unggul selaku Ketua Majelis Hakim.

Hukuman yang dikenakan Ki Joko Edan tersebut dikurangi dengan rehabilitasi medis maupun rehabilitasi sosial. Ki Joko diminta untuk menjalani rehabilitasi medis selama empat bulan dan rehabilitasi sosial selama empat bulan.

Dalam mengambil keputusan, hakim menimbang dalam hal memberatkan adalah perbuatan terdakwa tidak mendungkung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Adapun yang meringankan yaitu terdakwa mengakui serta menyesali perbuatannya.

"Terdakwa memberikan keterangan yang benar semata-mata demi penegakan hukum, " ujarnya.
Setelah mendengarkan putusan hakim, dalang kondang tersebut menerima segala putusan itu. Djoko menyesali atas perbuatan yang dilakukannya. " Saya menerima putusan tersebut," ujar Ki Joko kepada majelis hakim. (tribunjateng/rtp)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help