TribunJateng/

Kasus Pembunuhan

Sutikno Tewas Diduga Kena Hantaman Benda Tumpul Di Dada

Jenazah Sutikno, warga Desa Patukgawemulyo, Mirit, Kebumen, yang meninggal dunia dianiaya orang tidak dikenal di dalam rumahnya

Sutikno Tewas Diduga Kena Hantaman Benda Tumpul Di Dada
tribunjateng/humas polres kebumen
Jenazah Sutikno korban pembunuhan di Kebumen, 24 Januari 2017 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Jenazah Sutikno, warga Desa Patukgawemulyo, Mirit, Kebumen, yang meninggal dunia dianiaya orang tidak dikenal di dalam rumahnya, diserahkan kepada keluarganya.

Jenazah korban diserahkan setelah dilakukan otopsi di RS Dr Margono, Purwokerto pada Rabu (25/1/2017) pagi.

Kasubbag Humas Polres Kebumen, AKP Willy Budiyanto, mengatakan, otopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Meski hasil dari otopsi belum keluar, namun diduga kuat korban meninggal dunia lantaran hantaman benda tumpul di daerah dada dan ulu hati.

"Ada luka di wajah, dada dan ulu hati. Ada tulang rusuk yang patah diduga pukulan benda tumpul," kata Willy kepada Tribun Jateng, Rabu (25/1/2017).

Kapolres Kebumen, AKBP Alpen, menghimbau kepada masyarakat untuk ikut aktif dalam membantu kepolisian mengungkap dua kasus pembunuhan yang baru baru ini terjadi di Kebumen.

Perampokan atau pencurian disertai kekerasan menimpa seorang korban bernama Sutikno (55) warga Patukagwe Mulyo Mirit Kabupaten Kebumen, Selasa (24/1). Korban meregang nyawa dalam perjalanan ke RSUD
Perampokan atau pencurian disertai kekerasan menimpa seorang korban bernama Sutikno (55) warga Patukagwe Mulyo Mirit Kabupaten Kebumen, Selasa (24/1). Korban meregang nyawa dalam perjalanan ke RSUD

Pencurian disertai kekerasan atau yang biasa disebut perampokan menimpa tenaga medis (mantri) di Desa Banjurpasar, Buluspesantren. Korban bernama Sugeng itu tewas mengenaskan di ruang tamu rumahnya. Mobil, motor, handphone dan perhiasan milik korban raib.

Beberapa hari berselang, terjadi lagi tindak pidana serupa yang menimpa Sutikno.
Sutikno ditemukan tak berdaya di dalam rumahnya yang dalam kondisi acak acakan. Lemari serta kamarnya berantakan. Meski sempat mendapat pertolongan dari bidan desa, namun saat perjalanan ke rumah sakit Sutikno meninggal dunia.

"Informasi apapun akan sangat membantu pengungkapan dua kasus ini. Kami berharap partisipasi masyarakat aktif memberikan informasi sekecil apapun," kata Alpen. (*)

Penulis: muh radlis
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help