TribunJateng/

Pilkada 2017

Lokasi-lokasi yang Diperbolehkan untuk Kampanye Terbuka Pilkada Kota Salatiga

Lokasi-lokasi yang Diperbolehkan untuk Kampanye Terbuka Pilkada Kota Salatiga

Lokasi-lokasi yang Diperbolehkan untuk Kampanye Terbuka Pilkada Kota Salatiga
tribunjateng/deni setiawan
KPU Kota Salatiga bersama Forkopinda Kota Salatiga menggelar Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga 2017 di Aula Pertemuan Kayu Arum Resort Kota Salatiga, Rabu (8/2/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - KPU Kota Salatiga menegaskan aturan kampanye telah ditetapkan, setiap paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota diwajibkan mematuhi aturan yang telah ditentukan dalam Peraturan Wali Kota Salatiga Nomor 21 Tahun 2016.

Dalam perwali tersebut, khususnya di Bab II telah dijabarkan tentang penggunaan barang milik daerah untuk setiap paslon berkampanye dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga 2017. Setidaknya ada tiga poin penting titik lokasi yang bisa dipergunakan untuk mereka melaksanakan kampanye.

“Sesuai di Pasal 4 Bab II Perwali Kota Salatiga Nomor 21 Tahun 2016, pertama adalah radio siaran milik pemerintah daerah. Lalu lapangan di wilayah kecamatan, dan ketiga yakni di Gedung Pertemuan Daerah (GPD). Dalam penggunaannya pun harus mematuhi tata aturan atau syarat di setiap lokasinya,” jelas Komisioner KPU Kota Salatiga Divisi Hukum, Suryanto kepada Tribun Jateng, Rabu (8/2/2017).

Dia menjabarkan, untuk lapangan di wilayah kecamatan yang merupakan barang atau aset milik daerah itu, jika di Kecamatan Sidomukti ada dua titik yakni Lapangan Pule Kelurahan Mangunsari dan Lapangan Kembangarum Kelurahan Dukuh. Untuk di Kecamatan Sidorejo, ada empat titik atau lokasi.

“Yakni di Lapangan BBC Kelurahan Blotongan, Lapangan Dusun Nogosaren Kelurahan Bugel, Lapangan Pulutan Kelurahan Pulutan, dan Lapangan Jayengrono Kelurahan Kauman Kidul. Untuk di wilayah Tingkir, di Lapangan Klumpit Kecamatan Sidorejo Kidul dan Lapangan Serbaguna Kelurahan Kalibening,” jelasnya.

Suryanto menambahkan, sementara di wilayah Argomulyo ada lima lokasi yang diperbolehkan untuk berkampanye. Secara rinci yakni di Lapangan Bulu Kelurahan Tegalrejo, Lapangan Brajan Kelurahan Noborejo, Lapangan Ploso Kelurahan Randuacir, Lapangan Promasan Kelurahan Kumpulrejo, dan Lapangan Sukosari Kelurahan Cebongan.

“Itu titik-titik yang diperbolehkan. Untuk mekanisme seperti perizinan penggunaan, yang mengatur adalah pihak setempat. Termasuk dalam hal pengamanan, langsung kepada Polres Salatiga. Kami di KPU hanya sekadar mengetahui melalui tembusan pemberitahuan pelaksanaannya. Untuk pengawasan, sepenuhnya juga diserahkan kepada Panwas Salatiga,” tuturnya. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help