Dinas Perikanan Kota Semarang Akan Bangun Kawasan Wisata Minapolitan di Gunungpati

Dinas Perikanan Kota Semarang berencana membuat kawasan wisata Minapolitan di Sumurejo, Gunungpati

Dinas Perikanan Kota Semarang Akan Bangun Kawasan Wisata Minapolitan di Gunungpati
Tribun Jateng/Galih Permadi
Memancing-Sejumlah warga tampak asyik memancing di kolam Balai Benih Ikan Dinas Perikanan di Mijen, Kamis (9/2). Dinas Perikanan akan memindahkan kawasan balai benih ke kawasan Minapolitan di Sumurejo, Gunungpati. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Perikanan Kota Semarang berencana membuat kawasan wisata Minapolitan di Sumurejo, Gunungpati. Ini sebagai upaya mengoptimalkan potensi pemasaran budidaya ikan air tawar di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Perikanan Kota Semarang I Gusti Made Agung mengatakan kawasan minapolitan mempunyai fungsi utama sebagai peningkatan perekonomian dan pemberdayaan masyarakat.

"Kami punya aset eks bengkok seluas lima hektare di belakang Kecamatan Gunungpati dan tiga hektare akan dimanfaatkan sebagai kawasan minapolitan. Nantinya akan terintegrasi perikanan dari hulu sampai hilir," ujarnya, Kamis (9/2/2017).

Made menjabarkan kawasan minapolitan akan ada kegiatan pemberdayaan masyarakat mulai produksi, pengolahan, pemasaran, pelayanan, dan jasa komoditas perikanan.

"Di sana sudah ada pembudidaya ikan dalam KUB (kelompok usaha bersama). Mereka akan menyuplai ikan konsumsi untuk aktivitas memancing pengunjung. Pengunjung dapat ikan lalu disediakan juru masak dari ibu-ibu PKK," ujarnya.

Sebuah area pemancingan Gunungpati, kata Made, tiap Sabtu-Minggu ramai dikunjungi sekitar 100 mobil.

"Jika satu mobil berisi 4-5 orang dan menghabiskan sekitar minimal 3 kilogram ikan maka dalam dua hari dibutuhkan 300 kilogram ikan. Dan ini menjadi potensi pemasaran yang sangat besar bagi pembudidaya," ujarnya.

Made mengatakan di dalam kawasan akan disediakan selter pengolahan ikan dan gasibu untuk berkumpul bagi pengunjung.

"Hasil pancingan diolah masakan. Jika per kilogram ikan matang ambil untung Rp 5.000, dalam sebulan bisa dapat Rp 1,5 juta itu bersih. Ibu-ibu PKK bisa mendapatkan uang kas dari sana," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: galih permadi
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help