Menteri Ini Punya Solusi Mengatasi Kerusakan Jalan Raya Pantura, Akan Koordinasi dengan Kemenhub

Truk-truk bermuatan berat masih melintas. Padahal keberadaan jalan tol Cipali adalah untuk mengurangi beban itu.

Menteri Ini Punya Solusi Mengatasi Kerusakan Jalan Raya Pantura, Akan Koordinasi dengan Kemenhub
KOMPAS.COM/ARIMBI RAMADHIANI
Basuki Hadimuljono 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ada gurauan yang menyebut jalan raya Pantai Utara (Pantura) Jawa layak masuk Tujuh Keajaiban Dunia.

Pasalnya, jalan nasional itu selalu rusak, tak pernah tidak diperbaiki selama bertahun-tahun.

Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, banyak faktor yang menyebabkan kerusakan tersebut.

Satu di antaranya karena beban yang terlalu besar.

Truk-truk bermuatan berat masih melintas.

Padahal keberadaan jalan tol Cipali adalah untuk mengurangi beban itu.

"Ini bukan alasan kami. Dulu desainnya 70 persen truk akan pindah melalui tol tapi ternyata tidak. Maka metode pemeliharaan harus diubah lagi," jelas Basuki di sela-sela pemantauan kondisi jalan raya Pantura, Rabu (15/2/2017).

Baca: Menteri Basuki Minta Perbaikan Jalan Raya Pantura Dipercepat: Dua Minggu Selesai!

Dia akan segera mengoordinasikan masalah ini dengan Kementerian Perhubungan.

Tujuannya supaya truk-truk besar dapat diangkut melalui kapal atau melalui jalan tol, barang dapat diangkut menggunakan kereta api.

Jadi jalan raya hanya diperuntukkan bagi kendaraan kapasitas kecil.

"Ini masih wacana, saya harus bicara dengan Menhub dulu," ujar Basuki. (*)

Penulis: m nur huda
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help