TribunJateng/

Dinas PU Kerahkan Tiga Alat Berat Angkat Sedimentasi dan Sampah Sungai Banjirkanal Timur

Dinas PU Kerahkan Tiga Alat Berat Angkat Sedimentasi dan Sampah Sungai Banjirkanal Timur

Dinas PU Kerahkan Tiga Alat Berat Angkat Sedimentasi dan Sampah Sungai Banjirkanal Timur
tribunjateng/budi susanto
Dinas PU Kerahkan Tiga Alat Berat Angkat Sedimentasi dan Sampah Sungai Banjirkanal Timur 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sampah yang terbawa arus air sungai banjir kanal timur (BKT) menjadikan aliran sungai terhambat.

Air yang seharusnya bisa langsung mengalir menuju hilir sungai karena sampah dan sedimentasi bisa meluap menggenangi pemukiman seperti yang terjadi Senin (13/2) lalu.

Ditambah lagi musim hujan yang melanda Semarang, dan sekitarnya, membuat warga di bantaran sungai BKT harus waspada jika sungai meluap.

Untuk mengurangi resiko bencana banjir, Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan tiga alat berat berupa eksavator dengan tujuan mengangkat sedimentasi sungai dan sampah yang menumpuk.

Dinas PU Kerahkan Tiga Alat Berat Angkat Sedimentasi dan Sampah Sungai Banjirkanal Timur, Jumat 17 Februari 2017
Dinas PU Kerahkan Tiga Alat Berat Angkat Sedimentasi dan Sampah Sungai Banjirkanal Timur, Jumat 17 Februari 2017 (tribunjateng/budi susanto)

Adi Setiawan petugas yang bertanggung jawab terhadap Dum truk dari Dinas Pekerjaan Umum, saat ditemui Tribun di jalan Kaligawe Raya sekira pukul 15.00 WIB, mengatakan, dia ditugaskan untuk mengurangi resiko bencana banjir dengan cara memperdalam parit dan mengangkat sedimentasi.

"Saya ditugaskan untuk mengurangi resiko bencana banjir, dengan cara memperdalam parit dan mengangkat sedimentasi sungai banjir kanal timur," ujarnya.

Adi juga mengatakan, pengangkatan sedimentasi dengan dua eskavator dan satu eksavator lagi untuk mendalamkan parit sepanjang jalan Kaligawe Raya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Iswar Aminuddin, mengatakan, karena banyaknya sampah dan tingginya sedimentasi, PU mencoba untuk mengurangi resiko luapan air sungai banjir kanal timur.

"Paling tidak mengantisipasi sebelum sungai meluap, dengan mengangkat sedimentasi dan tumpukan sampah yang bisa menghambat aliran sungai," tuturnya kepada Tribun. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help