TribunJateng/

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Tinjau Proyek Tol di Tuntang, Ini Janji dan Targetnya

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Tinjau proyek Jalan Tol Semarang-Solo, wilayah Dusun Delik, Tuntang Kabupaten Semarang (17/2).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Tinjau Proyek Tol di Tuntang, Ini Janji dan Targetnya
TRIBUNJATENG/DANIEL ARI PURNOMO
TINJAU TOL - Menteri Keuangan, Sri Mulyani dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat, Basuki Hadimuljono berkunjung di proyek Jalan Tol Semarang-Solo, wilayah Dusun Delik, Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (17/2/2017) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebut masih ada hambatan pembebasan lahan, dalam mewujudkan jalan Tol Trans Jawa.

"Pembebasan lahan tol ruas Solo-Kertosono atau dari Salatiga-Kartasura-Solo sudah 97 persen. Hampir 100 persen. Masih kami upayakan," katanya, saat berkunjung di proyek Jalan Tol Semarang-Solo, wilayah Dusun Delik, Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (17/2/2017) siang.

Sedangkan proyek tol Kartasura-Sragen-Ngawi, lanjut Basuki, pembebasan lahan capai 93 persen.

"Insyaallah, akhir 2018 sudah tersambung (Trans Jawa)," terang pria kelahiran Solo itu.

Basuki yakin, pengoperasian proyek-proyek jalan tol itu dapat digunakan untuk mudik Lebaran tahun ini.

Pemudik dapat menikmati jalan tol dari Cikampek hingga Ngaliyan, Kota Semarang. Selanjutnya, ruas Semarang-Salatiga bisa dioperasikan.

"Kalau dari Solo bisa sampai Sragen. Pemudik tak perlu masuk Kota Solo, melainkan bisa lanjut dari Kartasura ke Sragen," imbuh Basuki.

Sebagai informasi, Jalan Tol Semarang-Solo dipegang secara konsesi oleh PT Trans Marga Jateng.

Dalam rangka percepatan pembangunan ruas Salatiga-Kartasura, Kementerian PUPR menugaskan PT Solo Ngawi Jaya selaku badan usaha Jalan Tol Solo-Ngawi.

Pembangunan yang dilakukan adalah Jalan Tol Semarang-Solo ruas Salatiga-Kartasura, sepanjang 32,65 kilometer.

"Sebagian Jalan Tol Ruas Salatiga-Kartasura sudah dikerjakan oleh pemerintah, sepanjang 3,63 kilometer. Sehingga PT Solo Ngawi Jaya hanya merampungkan sisanya, yakni 29,02 kilometer. (*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help