TribunJateng/

Mulai Hari Ini Tiga Jalan Protokol di Kota Semarang Diberlakukan Satu Arah

Jalan satu arah di Kota Semarang tambah lagi. Mulai Jumat 17 Januari 2017, ada tiga jalan protokol yang diberlakukan menjadi satu arah.

Mulai Hari Ini Tiga Jalan Protokol di Kota Semarang Diberlakukan Satu Arah
tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas
Jalan satu arah di Kota Semarang tambah lagi. Mulai Jumat 17 Januari 2017, ada tiga jalan protokol yang diberlakukan menjadi satu arah. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jalan satu arah di Kota Semarang tambah lagi. Mulai Jumat 17 Januari 2017, ada tiga jalan protokol yang diberlakukan menjadi satu arah.

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Catur Gatot Efendi mengatakan pemberlakuan jalan satu arah telah dilaksanakan sejak awal Januari. Saat ini kebijakan satu arah memasuki tahap keempat.

"Ada tiga jalan yang diberlakukan satu arah yaitu Jalan Pemuda, Imam Bonjol, dan Piere Tendean. Mudah- mudahan pemberlakuan satu arah ini kepadatan di jalan protokol bisa dikurangi," tuturnya.

Jalan satu arah di Kota Semarang tambah lagi. Mulai Jumat 17 Januari 2017, ada tiga jalan protokol yang diberlakukan menjadi satu arah.
Jalan satu arah di Kota Semarang tambah lagi. Mulai Jumat 17 Januari 2017, ada tiga jalan protokol yang diberlakukan menjadi satu arah. (tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas)

Pemberlakuan satu arah pada jalan Pemuda mulari dari Mal Paragon hingga Tugu Muda. Jalan Imam Bonjol dari Tugu Muda hingga perempatan Piere Tendean, dan Piere Tendean dari arah barat ke timur.

"Secara keseluruhan evaluasi pemberlakuan satu arah dapat berjalan efektif dan efisien yang penting komit serta konsisten instansi yang terkait menangani satu arah seperti rambu-rambu dan Traffic Light (lampu lalu lintas) ," tuturnya.

Catur menyarankan pihak Dishub Kota Semarang dapat mengaplikasikan Traffic Light dengan sistem Central Control Room (CCR). Sistem dapat dikontrol operator.

"Perkembangan teknologi informasi (TI) memberikan kemudahan untuk pemantauan Traffic Light. Jika terjadi kepadatan lalulintas, Traffic Light bisa diatur sesuai kebutuhan," tuturnya.

Ia mengatakan kemacetan yang banyak dikeluhkan karena satu arah, disebabkan adanya parkir yang tidak teratur di jalur satu arah dan lampu lalu lintas yang belum diperbaiki. Jika parkir dan lampu dibenahi diyakini tidak akan terjadi kemacetan.

Dia menuturkan penegakan hukum akan dilakukan 100 hari dari awal pemberlakuan satu arah. "Para pendatang nanti akan diberikan pengarahan terlebih dahulu," tuturnya.

PLT Dishub Kota Semarang, Triwibowo mengatakan program satu arah merupakan program kebijakan pemerintah Kota Semarang. Dimana tujuan dari pemberlakuan satu arah dapat mempelancar jalan yang berada di Kota.

" Jalan satu arah ini kami menghilangkan titik konflik seperti hal di persimpangan Gajahmada. Karena satu arah dapat lebih optimal dan tidak crossing dari jalan sekunder," tuturnya. (*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help