TribunJateng/

SPBU Kaligarang jadi "SPBU Swalayan", Beli Bensin Tuang Sendiri

Seperti halnya di luar negeri, konsumen hanya tinggal membayar dan memasukkan bahan bakar minyak (BBM) sesuai kebutuhannya.

SPBU Kaligarang jadi
Tribun Jateng/Raka F Pujangga
PT Pertamina (persero) MOR IV Jawa Tengah dan DI Yogyakarta mulai menerapkan SPBU Coco (company owned company operated) self service (swalayan) mulai hari Kamis (16/2/2017). Seperti halnya di luar negeri, konsumen hanya tinggal membayar dan memasukkan bahan bakar minyak (BBM) sesuai kebutuhannya. SPBU KaligarangĂ‚ 41.50.214 menjadi pilot project untuk sistem self service yang baru saja diluncurkan tersebut. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -  PT Pertamina (persero) MOR IV Jawa Tengah dan DI Yogyakarta mulai menerapkan SPBU Coco (company owned company operated) self service (swalayan) mulai hari Kamis (16/2/2017) kemarin.

Konsumen hanya tinggal membayar dan memasukkan bahan bakar minyak (BBM) sesuai kebutuhannya.

SPBU Kaligarang 41.50.214 menjadi pilot project untuk sistem self service yang baru saja diluncurkan tersebut.

Officer Communication and Relation Jawa Bagian Tengah (JBT) PT Pertamina, Muslim Dharmawan mengatakan rencananya di Semarang akan ada lima SPBU self service tersebut yakni SPBU di Jalan Ahmad Yani,  Penggaron, Srondol dan Jalan Sultan Agung (depan Akpol).

"Yang sudah mulai di SPBU Kaligarang itu dari hari Kamis kemarin. Lainnya sudah terpasang alatnya tapi belum beroperasi," jelas dia, di kantornya, Jumat (17/2/2017).

Berbeda dengan mesin dispenser BBM lainnya, karena mesin yang digunakan tersebut terkoneksi dengan mesin kasir.

Sehingga, bahan bakar yang dikeluarkan dari mesin akan sesuai dengan yang sudah dibayar pelanggan di kasir.

"Saat mau mengisi bahan bakar ke kendaraan, ke mesin yang sesuai dengan struknya. Karena mesin dispenser ini sudah terkoneksi dengan mesin kasir," jelas dia.

Dia mengaku, akan melakukan uji coba dulu selama tiga minggu untuk melihat respons masyarakat.

Mesin itu hadir, untuk menjawab keluhan masyarakat terhadap petugas SPBU yang dinilai 'nakal' bermain noozle.

"Banyak keluhan konsumen, ada petugas SPBU yang bermain noozle. Sehingga saat pengisian bahan bakar tidak sesuai dengan angkanya. Dengan mereka mengisi sendiri ini, jadi bisa percaya," jelas dia. (*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: a prianggoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help