TribunJateng/
Home »

Video

VIDEO Menkeu Sri Mulyani Terpesona Keindahan Pemandangan Alam di Jalan Tol Bawen-Salatiga

VIDEO Menkeu Sri Mulyani Terpesona Keindahan Pemandangan Alam di Jalan Tol Bawen-Salatiga, saat mengunjungi proyek tersebut di Delik, Tuntang (17/2)

VIDEO Menkeu Sri Mulyani Terpesona Keindahan Pemandangan Alam di Jalan Tol Bawen-Salatiga
TRIBUNJATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Menkeu Sri Mulyani bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Bupati Semarang, Mundjirin meninjau proyek jalan tol Bawen-Salatiga di wilayah Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (17/2/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Menteri Keuangan Sri Mulyani tiba-tiba meninjau proyek jalan tol Bawen-Salatiga di wilayah Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Dia tampak terpukau lihat pemandangan tetumbuhan dan keindahan alam sekitar Jembatan di Tuntang itu.

Menkeu bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo; dan Bupati Semarang, Mundjirin meninjau proyek tersebut, Jumat (17/2/2017).

Menkeu Sri Mulyani bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Bupati Semarang, Mundjirin meninjau proyek jalan tol Bawen-Salatiga di wilayah Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (17/2/2017).
Menkeu Sri Mulyani bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Bupati Semarang, Mundjirin meninjau proyek jalan tol Bawen-Salatiga di wilayah Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (17/2/2017). (TRIBUNJATENG/DANIEL ARI PURNOMO)

Panjang jembatan itu sekitar 370 meter. Bentangan alam yang disajikan yakni perkebunan kopi, sungai, jembatan dan Stasiun Tuntang.

Proyek pembangunan Tol Semarang-Solo Seksi III Bawen-Salatiga sepanjang 17,6 kilometer rencananya akan diresmikan pada bulan Maret 2017.

"It's good. Kalau lihat pemandangannya juga bagus banget. Kita berharap masyarakat dapat menikmati lanskap ini," kata Sri Mulyani, Jumat (17/2/2017) siang.

Sri Mulyani tampak semangat. Ia mengajak serta tim dokumentasi untuk merekam kunjungannya.

Menkeu Sri Mulyani bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Bupati Semarang, Mundjirin meninjau proyek jalan tol Bawen-Salatiga di wilayah Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (17/2/2017).
Menkeu Sri Mulyani bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Bupati Semarang, Mundjirin meninjau proyek jalan tol Bawen-Salatiga di wilayah Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (17/2/2017). (TRIBUNJATENG/DANIEL ARI PURNOMO)

Bagai presenter kondang, Ani, sapaannya, fasih menceritakan aktivitasnya saat meninjau proyek Jalan Tol Semarang-Solo.

Ani berujar sebagai Menkeu jarang meninjau proyek. Kegiatan itu dikatakannya penting guna memahami peranan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sebagai pendukung urgensi pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Perempuan kelahiran Bandar Lampung itu menyebut pembiayaan Jalan Tol Semarang-Solo tidak semua berasal dari APBN, khususnya anggaran Kementerian PUPR.

"Kami memberikan berbagai macam fasilitas pembiayaan kreatif. Kami undang banyak badan usaha, untuk ikut dalam pembangunan berbagai ruas di Jalan Tol Semarang-Solo," ujarnya.

Menkeu Sri Mulyani bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Bupati Semarang, Mundjirin meninjau proyek jalan tol Bawen-Salatiga di wilayah Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (17/2/2017).
Menkeu Sri Mulyani bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Bupati Semarang, Mundjirin meninjau proyek jalan tol Bawen-Salatiga di wilayah Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (17/2/2017). (tribunjateng/daniel ari purnomo)

Menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, kekuatan badan usaha mampu membawa pendanaan lebih dini. Di sisi lain, pemerintah bisa memberikan penjaminan.

Hal tersebut adalah salah satu bentuk kerjasama antara pemerintah dengan badan usaha yang apik. Ani berharap pembangunan infrastruktur bisa berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus tak terkendala secara ketat pembiayaan dari APBN. (Tribun Jateng/Daniel Ari Purnomo)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help