TribunJateng/

Baru Dibuka, Harga Tiket Masuk Gardu Pandang Sepakung Sepadan Es Teh Satu Gelas

Kepala Desa Sepakung, Ahmad Nuri meresmikan wahana wisata alam Gardu Pandang Sepakung, Minggu (19/2/2017) pagi

Baru Dibuka, Harga Tiket Masuk Gardu Pandang Sepakung Sepadan Es Teh Satu Gelas
Tribun Jateng/daniel ari purnomo
Sejumlah pengunjung menanti sunrise di Gardu Pandang Sepakung, Dusun Jingkol, Desa Sepakung, Banyubiru, Kabupaten Semarang, Minggu (19/2/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kepala Desa Sepakung, Ahmad Nuri meresmikan wahana wisata alam Gardu Pandang Sepakung, Minggu (19/2/2017) pagi.

Wahana itu berlokasi di Dusun Jingkol, Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.

"Kami terinspirasi wisata alam Kalibiru di Yogyakarta. Dari Instagram," ujarnya.

Peresmian gardu pandang ditandai pagelaran Klotek Lesung.

Selain itu ada pertunjukkan tari dan penanaman 2.000 bibit pohon di Desa Sepakung. Acara itu diselenggarakan bersama mahasiswa KKN UPGRIS.

Semenjak berlabel desa wisata di tahun 2015, Sepakung menunjukkan pesonanya dua tahun kemudian.

Pertengahan Februari 2017, satu wahana wisata alam pun dibuka secara patungan. Ya, tanpa dukungan dana pemerintah daerah alias swadaya desa.

"Ketinggian lokasi ini capai 1.100 meter di atas permukaan laut," ungkap Ahmad.

Gardu Pandang Sepakung diposisikan menghadap timur.

Pengunjung bermata telanjang dapat melihat lanskap Rawapening.

Di sisi selatan, tampak gunung Merbabu.

Arah tenggara hingga utara adalah hamparan perkotaan Salatiga, Ambarawa dan Ungaran.

Tarif tiket masuk Gardu Pandang Sepakung hampir sepadan satu gelas es teh manis. Tiap orang dibanderol tiket Rp 3.000.

"Cukup Rp 100 ribu, bisa mengajak wisata orang sekampung,"' ucap Ahmad sambil terkekeh. (*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help