TribunJateng/

Kasus Pembunuhan

Payudara Kekasihnya Diremas, Remaja Ini Habisi Nyawa Pelaku di Kebun Tebu

Payudara Kekasihnya Diremas, Remaja Ini Habisi Nyawa Pelaku di Kebun Tebu. Pengungkapan bermula dari penemuan mayat di kebun tebu.

Payudara Kekasihnya Diremas, Remaja Ini Habisi Nyawa Pelaku di Kebun Tebu
TRIBUNJATENG/YAYAN
Payudara Kekasihnya Diremas, Remaja Ini Habisi Nyawa Pelaku di Kebun Tebu. Kapolres Kudus AKBP Andy Rifai 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Polres Kudus berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis, di sebuah kebun tabu, di Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, beberapa waktu lalu. Dalam perkara ini, polisi menangkap lima orang tersangka, empat di antaranya masih di bawah umur. Sementara, satu terduga pelaku lain masih dalam pengejaran petugas alias buron.

Memakai seragam tahanan warna biru bernomor 27, IR (16), warga Dukuh Punen, Desa Kedungsari, Kecamatan Gebog, hanya menundu‎kkan kepala, saat gelar perkara di Mapolres Kudus, yang dipimpin langsung oleh Kapolres, AKBP Andy Rifai, Senin (20/2) siang. Beberapa pertanyaan yang dilontarkan awak media dan juga petugas kepolisian, sama sekali tak dijawabnya.

‎Ia merupakan otak dari penganiayaan, hingga menyebabkan sang korban, Husnul Yana alias Joko (23), tewas meregang nyawa. Petugas Polres Kudus, meringkus IR saat ia tengah bekerja di sebuah proyek bangunan di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, pekan lalu.

Dalam perkara ini, selain IR, petugas juga meringkus empat tersangka lain. Mereka TAP (17), BMZ (17), AH (16), dan Aris Sarifudin (20), kesemuanya merupakan tetangga dari IR.

Baca: BREAKING NEWS: Penemuan Kerangka Mayat dan bau Busuk di Kebun Tebu Kudus

Kapolres Kudus, Andy Rifai, mengatakan ‎motif dari kasus ini berkaitan dengan asmara. Menurut dia, otak dari kawanan ini, IR, merasa sakit hati lantaran perempuan yang menjadi kekasihnya diganggu oleh korban.

Dalam keterangannya kepada pihak kepolisian, IR menyebutkan bahwa korban sempat meremas-remas (maaf) payudara kekasihnya. ‎

"‎Tak terima dengan itu, selanjutnya IR pun mengajak rekan-rekannya untuk mencari korban. Setelah ketemu, korban diajak di kebun tebu itu, kemudian dianiaya hingga akhirnya tewas," kata Kapolres.

Disampaikan, para pelaku lain memukuli korban‎. Sementara, IR beberapa kali membacok korban menggunakan sabit yang telah dibawanya. Sabetan sabit itu di antaranya mengenai kepala bagian belakang, punggung, dan juga dada.

"Sementara, yang lain menganiaya korban, tersangka AH berjaga-jaga, memantau situasi di sekitar lokasi," sambung Andy.

Warga menyemut di sekitar lokasi penemuan mayat, di sebuah kebun tebu, di Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kamis (5/1). (yan)
Warga menyemut di sekitar lokasi penemuan mayat, di sebuah kebun tebu, di Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kamis (5/1). (yan) (tribunjateng/yayan isro roziki)

Kasat Reskrim Polres Kudus, AKP Kurniawan Daeli, mengatakan dalam perkara ini pihaknya menyita berbagai barang bukti. Antara lain, satu unit sepeda motor Honda Vario 125 warna putih nopol H 6376 VN, Yamaha Mio K 3759 YT, Suzuki K 5734 KR, sebuah senjata tajam jenis arit, serta sebuah jaket jumper warna merah.

Halaman
12
Penulis: yayan isro roziki
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help