Imigrasi: Tidak Ada Serbuan Pekerja Asing Asal China di Semarang dan Sekitarnya

Satria memaparkan Imigrasi telah menangkap delapan warga asing di wilayah kerja Kantor Semarang.

Imigrasi: Tidak Ada Serbuan Pekerja Asing Asal China di Semarang dan Sekitarnya
GOOGLE
Ilustrasi deportasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Imigrasi Kelas I Semarang'>Kantor Imigrasi Kelas I Semarang tidak mengendus informasi serbuan tenaga kerja asing (TKA) asal China di Semarang dan sekitarnya.

Kasubsi Pengawasan Keimigrasian Imigrasi Semarang, Satria Adi Wicaksana, menyatakan selama TKA masuk secara legal dan tak menyalahi izin, tak ada masalah.

Ia mengimbau pengusaha yang mendatangkan TKA melapor ke Imigrasi setempat.

Caranya pun mudah, cukup menggunakan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA).

"Silakan akses situs APOA.imigrasi.go.id. Proses pelaporan orang asing secara online dapat dilakukan dari mana saja," paparnya dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Tenaga Kerja Asing di ruang pertemuan The Wujil Resort Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (21/2/2017).

Satria memaparkan Imigrasi telah menangkap delapan warga asing di wilayah kerja Kantor Semarang.

Penangkapan itu dilakukan hingga pertengahan triwulan pertama tahun 2017.

Kasusnya adalah penyalahgunaan visa dan pelanggaran peraturan izin tinggal atau overstay.

"Mereka terdiri dari tiga warga negara Malaysia dan lima warga negara China," terang Satria.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Soemardjito, menyebut belum ada lonjakan TKA sejak Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) bergulir pada 2015.

Jumlah keseluruhan TKA di Kabupaten Semarang adalah 264 orang.

Mereka bekerja di 54 perusahaan skala besar yang tersebar di beberapa kecamatan.

Sebagian besar berasal dari Korea Selatan (54 orang), India (31), dan China (25).

Ada pula dari Jerman (13), Taiwan (15), Malaysia, Singapura, Inggris, Amerika Serikat, Denmark, Filipina, dan Ethiopia. (*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help