Di Semarang Ponsel Jadul Ini Diserbu Pembeli, Selain Harga Murah, Ini Keistimewaannya

Keputusan Nokia memproduksi lagi Nokia 3310 di era smartphone menunjukkan telepon seluler (ponsel) model lama masih diminati

Di Semarang Ponsel Jadul Ini Diserbu Pembeli, Selain Harga Murah, Ini Keistimewaannya
Tribun Jateng/M Syofri
Ponsel-ponsel jadul dipajang di satu lapak pedagang ponsel bekas di trotoar Jalan Pemuda, Kota Semarang, Senin (06/03/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Keputusan Nokia memproduksi lagi Nokia 3310 di era smartphone menunjukkan telepon seluler (ponsel) model lama masih diminati. Hal ini juga diamini penjual ponsel di Plasa Simpanglima, Kota Semarang, Diki (20).

"Masih ada yang mencari (ponsel model lama). Di sini, yang paling dicari itu Nokia 103 dan 105," ungkap Diki, Sabtu (4/3).

Menurut Diki, di Kota Semarang, ponsel Nokia model lama yang tersedia di antaranya tipe 103, 105, 150, 216, 222, dan 230. Harga yang ditawarkan berkisar Rp 200 ribu-Rp 600 ribu. "Tipe 3310 baru belum beredar," imbuhnya.

Dari pengakuan beberapa pembeli, imbuh Diki, mereka mencari ponsel model lama sebagai pelengkap smartphone. Ponsel yang belum terkoneksi internet itu hanya digunakan untuk telepon atau mengirim pesan pendek.

"Biasanya, yang dicari merek Nokia. Menurut mereka, baterai merek Nokia lebih tahan lama. Dalam konisi standby, bisa bertahan sampai satu bulan," ujarnya.

Diki pribadi menggunakan ponsel model lama, Samsung Caramel (GT-E1272). Ponsel model flip on ini sudah digunakan selama dua tahun.

"Baterai ponsel ini tahan sampai seminggu tanpa di charge. Kalau nanti rusak, paling saya buang. Tapi, kalau harga jualnya tinggi dan masih untung, palingan juga dijual," ujarnya.

Masih diminatinya ponsel model lama juga benarkan Projo (40), penjual ponsel di Jalan Kokrosono, Kelurahan Bulu Lor, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Di kiosnya, Projo mengatakan, ponsel model lama yang paling banyak dicari adalah Nokia Expres Music 5130, 105, 1202, dan 1208.

"Alasan mereka mencari karena handphone model-model tersebut bentuknya sederhana, sistem operasinya tidak ribet, dan tentu memiliki ketahanan baterai yang lama," jelas dia.

Selain merek Nokia, Projo menyebut, Blackberry tipe Dakota dan Samsung Lakota (c3322) juga masih diminati. Meski telah memiliki layar berwarna dan terkoneksi internet, bentuk ponsel yang sederhana, memiliki keypad, dan pengoperasian mudah, menjadi daya tarik.

Biasanya, Projo menjual ponsel-ponsel model lama seharga Rp 200-an ribu. Harga murah dipatok lantaran ponsel-ponsel tersebut dalam kondisi bekas pakai atau second.

(*)

Penulis: faisal affan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help