Mahasiswa Unnes Tanam Ratusan Pohon di Ungaran Barat

Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) menggelar aksi menanam pohon di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Senin (6/3/2017).

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) menggelar aksi menanam pohon di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Senin (6/3/2017).

Kepala Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unnes, Dr Dwiyanto MS mengatakan jika kegiatan penanaman pohon ini bagian dari KKN para mahasiswa.

"KKN yang dilakukan para mahasiswa ini terdiri atas dua sasaran yakni konservasi budaya dan konservasi alam. Unnes juga merupakan perguruan tinggi konservasi alam sehingga kami melakukan penanaman pohon," ujarnya.

Dwiyanto menambahkan ada sekitar 120 mahasiswa yang KKN di Ungaran Barat dan disebar ke 10 desa di kecamatan tersebut.

Setiap mahasiswa wajib menanam minimal tiga pohon dengan jenis yang berbeda usai KKN.

"KKN biasanya diselenggarakan dua kali dalam setahun. Untuk KKN yang pertama tahun 2017 ini diselenggarakan pada tanggal 29 Januari hingga tanggal 9 Maret. Jadi jika tiap mahasiswa menanam minimal tiga pohon maka ada ratusan pohon yang ditanam," sambungnya.

Terkait konservasi budaya, dia menyebut para mahasiswa juga harus terlibat, melestarikan serta mempopulerkan budaya atau kearifan lokal setempat.

"Misalnya di tempat tersebut populer dengan kesenian reog-nya maka mahasiswa harus terlibat saat pementasan atau pembuatan propertinya," paparnya.

Di sisi lain, Camat Ungaran Barat mengapresiasi kegiatan KKN yang dilakukan para mahasiswa Unnes ini.

"Selain ikut melestarikan budaya dan alam, para mahasiswa ini juga mengedukasi warga seperti mempromosikan desa sebagai desa wisata hingga memperkenalkan program bank sampah," ungkapnya.

Mahasiswa jurusan Teknik Sipil Unnes, Fajar Setya Jaya mengaku senang bisa terlibat dalam kegiatan ini.

"Selain belajar di dalam kelas, saya pribadi senang bisa terlibat dalam kegiatan ini. Tadi menanam pohon trembesi, akasia, mahoni dan sengon," ungkapnya.

"Selain untuk melestarikan alam, saya berharap pohon yang ditanam ini dapat tumbuh besar dan dapat mengantisipasi bencana alam seperti banjir atau longsor," tandasnya. (*)

Penulis: suharno
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved