TribunJateng/
Home »

Solo

Korupsi e KTP

Penjelasan Gubernur Ganjar Tentang Isu Yang Menyebut Dirinya Terlibat Korupsi e-KTP

Ganjar menepis kabar yang menyebutkan dirinya menerima suap saat masih menjabat Wakil Ketua Komisi II DPR RI, tatkala perkara korupsi itu muncul.

Penjelasan Gubernur Ganjar Tentang Isu Yang Menyebut Dirinya Terlibat Korupsi e-KTP
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNA PRADIPHA
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di Balai Kota Solo, Selasa (7/3/2017) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, membantah terlibat dugaan korupsi penerapan KTP elektronik atau e-KTP tahun anggaran 2011-2012.

Ganjar menepis kabar yang menyebutkan dirinya menerima suap saat masih menjabat Wakil Ketua Komisi II DPR RI, tatkala perkara korupsi itu muncul.

Hal itu disampaikan Ganjar saat ditemui wartawan seusai mengikuti acara Rembuk Integritas bersama KPK, di Pendapi Gede Balai Kota Solo, Selasa (7/3/2017) siang.

"Sudah (pernah) saya jelaskan (kepada KPK), tidak benar (saya menerima suap), saya (siap) dikonfrontasi," ungkapnya.

Adapun informasi yang dihimpun TribunSolo.com (Tribunnews.com Network), diduga terjadi korupsi dalam jumlah besar di balik pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) pada 2011-2012.

Perkara tersebut ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Saat ini dua pejabat Kementerian Dalam Negeri, yakni Irman dan Sugiarto, menjadi tersangka, dan bakal segera diadili sebagai terdakwa.

Kini berkas penyidikan setebal 24.000 halaman sudah berada di Gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Keterangan lengkap hampir 300 saksi telah tersusun rapi, terangkum dalam sebuah surat dakwaan setebal 120 halaman.

Bersamaan dengan itu beredar kabar, selain dua pejabat Kementerian Dalam Negeri tersebut, ada sejumlah pejabat dan anggota DPR RI yang juga menerima suap. 

Halaman
123
Editor: galih pujo asmoro
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help