TribunJateng/

Lempar Dongkrak sambil Teriak 'Maling, Maling!', Warga Rembang Gagalkan Perampokan Rp 104 Juta

Bayangkan saja, warga Desa Manggar, Sluke, itu berani melawan kawanan penjahat yang merampoknya.

Lempar Dongkrak sambil Teriak 'Maling, Maling!',  Warga Rembang Gagalkan Perampokan Rp 104 Juta
tribunjateng/humas polres rembang
Satreskrim Polres Rembang meringkus dua pelaku yang menggondol uang Rp 104 juta milik Yani Wahono dari dalam mobil yang tiba-tiba kempes bannya. Yani melawan dan melempar dongkrak ke arah pelaku sambil teriak-teriak maling, Selasa (8/3/2017). 

TRIBUNJATENG.COM- Keberanian Yani Wahono, Kabupaten Rembang, patut mendapatkan acungan jempol. Bayangkan saja, warga Desa Manggar, Sluke, itu berani melawan kawanan penjahat yang merampoknya. Walhasil, justru si perampok yang kemudian tertangkap.

Yani tengah sibuk mengganti ban mobilnya yang tiba-tiba kempes, ketika dua orang yang tak dikenalnya tiba-tiba mendekat, lalu mengambil sesuatu dari jok mobilnya.

Celaka, sesuatu yang ada di jok mobil itu tidak lain adalah uang Rp 104 juta, yang baru saja diambilnya dari Bank BCA, beberapa menit sebelumnya.
Spontan, Yani pun bangkit, lalu melemparkan dongkrak ke arah kedua maling itu.

Dia melemparkan dongkrak sembari berteriak, "Maling, maling..."

Lemparan dongkrak Yani membuat dua pelaku terjatuh, kemudian lari. Namun, pelarian itu tak berlangsung lama. Personel Satreskrim Polres Rembang bisa menangkap kedua pelaku, berikut barang bukti.

Perampokan yang menimpa Yani itu terjadi di depan toko pakaian Diamer, Jalan Kartini Rembang, Selasa (7/3) kemarin. Para perampok sempat mengambil uang Rp 104 juta dari mobil Yani, sebelum kemudian tertangkap.

Sebelum perampokan itu menimpanya, Yani mengambil uang di Bank BCA, Jalan Pemuda Rembang, Selasa pukul 09.30. Dari bank, Yani tidak langsung pulang.

Dia mampir sebentar ke Toko Sinar, di Jalan Kartini, untuk membeli charge handphone. Saat itu, Yani memarkir mobilnya di depan toko pakaian Diamer, juga di Jalan Kartini.

Setelah mendapatkan charger, Yani lalu mengecek kondisi charger Hp di mobil. Saat itu, tukang parkir memberitahunya bahwa ban mobil belakang kempes.

Yani pun menaruh tas yang berisi uang Rp 104 juta yang baru diambilnya dari bank ke jok mobil, kemudian mengambil dongkrak untuk mengganti ban yang tiba-tiba kempes.

Ketika sedang mengganti ban, Yani melihat ada orang mengambil tas berisi uang Rp 104 juta dari jok mobilnya.

Spontan, Yani pun berteriak dan melemparkan dongkrak ke arah pelaku, yang naik sepeda motor bersama komplotannya.

Kasat Reskrim Polres Rembang, AKP Ibnu Suka mengatakan, dari proses interogasi diketahui pelaku bernama Oki Salman (31), warga Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Dia beraksi bersama Yusuf (35), warga Kedaton, juga dari Kayuagung.

Saat ini, kata Ibnu Suka, kedua pelaku ditahan di Mapolres Rembang. Kedua pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHP Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman selama-lamanya tujuh tahun penjara.

"Dari tangan pelaku, kami menyita barang bukti berupa uang Rp 104 juta, sepeda motor, KTP dan SIM, serta uang Rp 2,7 juta, STNK dan BPKB," imbuhnya. (TRIBUNJATENG/CETAK)

Penulis: achiar m permana
Editor: a prianggoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help