TribunJateng/
Home »

Jawa

Ayah Ini Bopong Jenazah Anaknya ke Rumah Sakit, Berharap Masih Bisa Tertolong

Ashari langsung membopongnya dan pergi ke RSUD Slamet Martodirjo berboncengkan motor.

Ayah Ini Bopong Jenazah Anaknya ke Rumah Sakit, Berharap Masih Bisa Tertolong
SURYA/MUCHSIN
Para pencari menemukan bocah yang tenggelam di sungai, Jumat (10/3/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, PAMEKASAN - Dua bocah, Ahmad Nawafisul Irfana (10) dan Mohammad Agil Ashari (10), tewas tenggelam di Sungai Cangka, Kelurahan Jungcang, Kecamatan/Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Jumat (10/3/2017) sekitar pukul 16.00.

Masing-masing siswa kelas 3 SDN Jungcangcang III dan siswa kelas 3 SD Al Irsyad di Kecamatan Pamekasan.

Saat ditemukan, korban Agil menyembul sendiri ke atas permukaan sungai.

Adapun Irfan ditemukan di dasar sungai berkedalaman 7 meter, tersangkut di rimbunan bambu.

Di sekitar tepi sungai memang tumbuh pohon bambu.

Menurut seorang saksi, Agil dan Irfan yang sama-sama warga Kelurahan Jungcangcang bersama tiga temannya pamit akan bermain sepakbola.

Ternyata mereka tak menuju ke lapangan bola melainkan pergi ke Sungai Cangka yang terletak 300 meter sebelah barat rumahnya.

Mereka mandi telanjang seluruh tubuh.

Baju dan sepeda diletakkan di pinggir sungai.

Lima bocah itu mandi sambil main bola.

Mereka lupa di sungai itu terdapat lubang cukup besar berkedalaman 7 meter.

Halaman
123
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help