TribunJateng/

Komunitas Kuliner Semarang Bagikan 3.000 Eksemplar Majalah Kuliner Gratis

Komunitas Kuliner Semarang meluncurkan edisi terbaru majalah referensi tempat makan khas Semarang secara gratis

Komunitas Kuliner Semarang Bagikan 3.000 Eksemplar Majalah Kuliner Gratis
Tribun Jateng/Raka F Pujangga
Launching Majalah Kuliner Semarang, Jumat (12/3/2017) lalu di Bloomy Restaurant, MG Setos Hotel Semarang. Acara itu dihadiri Ketua Komunitas Kuliner Semarang, Firdaus Adinegoro (paling kiri), dan Branch Manager Blue Bird Semarang, Nur Wijaya (tengah). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komunitas Kuliner Semarang meluncurkan edisi terbaru majalah referensi tempat makan khas Semarang secara gratis, di Bloomy Restaurant, MG Setos Hotel Semarang, Jumat (10/3/2017) malam.

Komunitas yang telah beranggotakan 121 ribu orang di Grup Facebook 'Kuliner Semarang' itu sedikitnya mencetak 3.000 eksemplar majalah.

Rencananya untuk penyebaran menggandeng dua perusahaan besar yakni taksi Blue Bird dan perusahaan air minum kemasan Aqua.

Ketua Komunitas Kuliner Semarang, Firdaus Adinegoro mengungkapkan, majalah baru ini merupakan edisi yang ketiga sejak diperkenalkan tahun 2015 lalu.

Mereka menyajikan ulasan menu-menu makanan dan minuman yang ada di Semarang dan di edisi yang terbaru ini ada voucher yang bisa dimanfaatkan oleh pembaca majalah.

"Di edisi ketiga ini kami menyajikan bacaan dan produk yang spesial untuk membantu masyarakat Semarang maupun wisatawan yang berkunjung ke kota ini jika ingin mencari kuliner yang recommended. Di majalah Kuliner Semarang ini kami masih bekerjasama dengan Blue Bird yang sejak edisi kedua tahun lalu sudah membantu kami menyebarkan 500 eksemplar di setiap armada taksinya," ujar Firdaus, dalam rilisnya, Minggu (12/3/2017).

Untuk kerjasama dengan Blue Bird ini, Komunitas Kuliner Semarang masih akan menyuplai sekitar 500 eksemplar untuk dipajang di depan kursi penumpang tiap armada taksi itu.

Sebagai informasi untuk mencetak produk majalah ini awalnya merupakan ide bersama dengan dana patungan.

Lalu hingga  saat ini ada pemasukan dari iklan tempat makan yang ingin tampil di majalah maupun donasi dari perusahaan besar yang bekerja sama.

(*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help