Home »

Jawa

Guru Asal Wonosobo Ini Menolong Muridnya yang Tenggelam di Kulonprogo, Ikut Hanyut Terseret Arus

Peristiwa itu terjadi tengah hari ketika rombongan 19 siswa kelas VI dan beberapa guru dari SDN 2 Kaliwuluh berwisata di Pantai Glagah.

Guru Asal Wonosobo Ini Menolong Muridnya yang Tenggelam di Kulonprogo, Ikut Hanyut Terseret Arus
TRIBUN JOGJA/SINGGIH WAHYU NUGRAHA
Tim SAR melakukan pencarian korban tenggelam di Pantai Glagah Kulonprogo, Rabu (15/3/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, KULONPROGO – Tiga wisatawan tenggelam di area muara Sungai Serang di kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Rabu (15/3/2017).

Ketiganya yakni Muhammad Mahfud (13), Sukristanto (21), dan Putra Kristanto (26) ditemukan dalam keadaan tak bernyawa lagi.

Peristiwa itu terjadi tengah hari ketika rombongan 19 siswa kelas VI dan beberapa guru dari SDN 2 Kaliwuluh, Kepil, Kabupaten Wonosobo, hendak pulang setelah seharian berwisata di Pantai Glagah.

Ketika itu, belasan siswa berenang di sekitar muara yang airnya terlihat landai, termasuk Mahfud.

Sukristanto yang merupakan guru tidak tetap (GTT) mendampingi para siswa sambil mengawasi aktivitas mereka.

“Kami senang banget liburan lihat laut. Air begitu banyak di sini. Setelah bermain di laguna, lalu berenang di muara. Awalnya Mahfud tak mau ikut berenang tapi kami teriak-teriak manggil supaya dia ikut berenang. Mahfud akhirnya ikut berenang juga,” kata seorang rekan sekelas korban, Afrizal.

Diduga, Mahfud tak menghiraukan peringatan gurunya supaya tidak berenang terlalu ke tengah.

Bocah malang itu tiba-tiba saja tenggelam.

Rekan-rekannya yang melihat langsung berteriak minta tolong.

Sukristanto yang mendengar teriakan anak didiknya itu langsung masuk ke dalam air dan berusaha menolong Mahfud.

Sayang, pusaran arus di dalam perairan muara cukup kuat sehingga membuatnya kepayahan berenang.

Halaman
123
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help