TribunJateng/

HEBOH Rumah Tipe 21/60 Seharga Rp 70 Jutaan Segera Dibangun di Kota Semarang

Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah memastikan masih mampu membangun rumah dengan harga Rp 70 jutaan.

HEBOH Rumah Tipe 21/60 Seharga Rp 70 Jutaan Segera Dibangun di Kota Semarang
tribunjateng/hermawan handaka
Direktur Utama BTN Maryono 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah memastikan masih mampu membangun rumah dengan harga Rp 70 jutaan.

"Masih ada lahan untuk pembangunan rumah seharga itu, tetapi untuk lokasinya masih harus kami data dulu," kata Wakil Ketua REI Jawa Tengah Bidang Rumah Sederhana, Andi Kurniawan, Selasa (14/3).

Rumah seharga Rp 70 jutaan merupakan program kredit pemilikan rumah (KPR) mikro milik Bank Tabungan Negara (BTN) dengan plafon maksimal Rp 75 juta.

"Kalau untuk speknya nanti menyesuaikan. Kami masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) untuk spesifikasinya seperti apa," jelasnya.

Kapolres Rembang AKBP Sugiarto sosialisasikan kualitas bangunan perumahan Kartika Bhayangkara Residence kepada anggota nya, Jumat (24/2/2017).
Kapolres Rembang AKBP Sugiarto sosialisasikan kualitas bangunan perumahan Kartika Bhayangkara Residence kepada anggota nya, Jumat (24/2/2017). (tribunjateng/humas polres rembang)

Menurut Andi, dengan nilai maksimal tersebut, para pengembang dapat membangun rumah tipe 21-27 meter persegi dengan luas lahan 60 meter persegi.

Tapi Andi memastikan spesifikasi tidak akan sama dengan rumah sederhana program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) karena dari sisi harga juga berbeda.

Sebagai perbandingan, jika rumah sederhana program KPR Mikro BTN di kisaran Rp 75 juta, untuk rumah sederhana program FLPP sebesar Rp 123 juta.

Terkait dengan program tersebut, Andi berharap adanya komitmen dari BTN selaku penyalur untuk menjalankan program dengan baik, salah satunya dengan memastikan sumber daya manusia (SDM).

"Nantinya kan angsuran bisa harian, bisa mingguan. Tidak harus bulanan. Jadi SDM pihak bank penyalur harus benar-benar siap mengakomodasi kredit harian maupun mingguan tersebut," tandasnya.

FOTO DOKUMEN REI Jateng gelar pameran perumahan
FOTO DOKUMEN REI Jateng gelar pameran perumahan (tribunjateng/dok)

Mengenai program KPR BTN Mikro itu, pada kesempatan sebelumnya, Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan akan membidik keluarga atau individu yang memiliki penghasilan Rp1,8-2,8 juta/bulan.

"Segmen masyarakat ini merupakan segmen yang paling membutuhkan akses pembiayaan rumah karena mereka tidak masuk dalam kategori penerima KPR subsidi baik dalam skema FLPP maupun subsidi selisih bunga, dan juga subsidi bantuan uang muka yang dikucurkan pemerintah," katanya. (tribunjateng/cetak/ant/aji)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help