TribunJateng/
Home »

Jawa

Penjual yang Tawarkan 13 Jalak Putih Ini Ditangkap, Begini Imbauan Polisi kepada Pencinta Burung

Hewan yang dilindungi itu didapat dari kampung halamannya di Klaten, Jawa Tengah, dan dari Surabaya.

Penjual yang Tawarkan 13 Jalak Putih Ini Ditangkap, Begini Imbauan Polisi kepada Pencinta Burung
SURYA/SUGIYONO
Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Adam Purbantoro (baju hitam) memamerkan burung jalak putih sitaan, Rabu (15/3/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, GRESIK - Yudha Dewa Pramana (28) mengaku baru dua bulan menjalankan bisnis jual beli satwa terlarang.

Satwa itu berupa burung jalak putih (Strurnus melanopterus).

Hewan yang dilindungi itu didapat dari kampung halamannya di Klaten, Jawa Tengah, dan dari Surabaya.

Kemudian warga Perumahan Swan Menganti Park, Desa Pelemwatu, Kecamatan Menganti, Gresik, Jawa Timur, ini membawanya ke Gresik untuk dijual secara online.

"Saya tidak tahu kalau burung ini dilindungi," kilah Yudha dari balik kain tutup kepala di Mapolres Gresik, Rabu (15/3/2017).

Yudha tak berpikir panjang kalau burung jalak putih itu merupakan satwa yang dilindungi.

Dia pun berani menjualnya di internet.

Yudha menegaskan bahwa dari 13 burung yang dimiliki itu belum terjual.

"Belum ada yang terjual," imbuhnya.

Atas perbuatannya, Yudha dikenakan Pasal 40 ayat 2 jo Pasal 21 ayat 2 huruf a UU No 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun.

Halaman
12
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help