TribunJateng/

Korupsi e KTP

Tantangan Terbaru Fahri Hamzah Pada KPK

Fahri menduga terdapat orang yang digaransi Mantan Bendahara Umum Demokrat M Nazaruddin untuk dilindungi namanya di KPK.

Tantangan Terbaru Fahri Hamzah Pada KPK
kompas.com
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta Kepolisian mengusut tuntas peristiwa ledakan bom di depan Gereja Oikumene, Sengkotek, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/11/2016). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menantang KPK mengungkap seluruh nama yang mengembalikan dana proyek e-KTP.

Apalagi, Fahri mengatakan KPK telah membocorkan surat dakwaan dan Berita Acara Pemeriksaan.

"Saya mau nantang KPK karena sudah membocorkan surat dakwaan dan BAP, sekarang tolong bocorkan semua nama yang terima uang dan mengembalikan uang," kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (15/3/2017).

"Kenapa yang mengembalikan uang dilindungi? ini namanya perjanjian cuci nama, buka semua berani enggak?" tambahnya.

Fahri pun menyinggung Ketua KPK Agus Rahardjo yang menutupi keterlibatannya dalam kasus e-KTP.

Padahal, Agus Rahardjo yang menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) ditugaskan untuk mempelajari setiap tender.

"Dia hadir rapat di kantor Wapres dipimpin Sofyan Djalil dan dia menyetujui tender dilanjutkan," kata Fahri.

Namun, menurut Fahri, setelah proyek berjalan justru dianggap mega korupsi.

"Ketika jadi kok dianggap megakorupsi ada dua, ada nama anggota DPR, kedua korupsi setengah dari proyek," kata Fahri.

Untuk itu, ia meminta supaya KPK menyebut nama-nama orang yang mengembalikan uang terkait proyek e-KTP.

Halaman
12
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help