TribunJateng/

Dua Agen Rahasia Rusia Dikenai Dakwaan Terkait Peretasan Yahoo

Departemen Kehakiman Amerika Serikat mendakwa dua agen rahasia Rusia dalam kasus peretesan 500 juta akun Yahoo pada 2014.

Dua Agen Rahasia Rusia Dikenai Dakwaan Terkait Peretasan Yahoo
AFP
Departemen Kehakiman mengeluarkan dakwaan terkait dengan peretasan 500 juta akun pengguna Yahoo tahun 2014. 

TRIBUNJATENG.COPM - Departemen Kehakiman Amerika Serikat mendakwa dua agen rahasia Rusia dalam kasus peretesan 500 juta akun Yahoo pada 2014.

Pelaksana tugas Jaksa Agung Mary McCord mengatakan selain dua agen rahasia dari Badan Intelijen Rusia (FSB) tersebut, pihak berwenang juga mendakwa dua peretas yang dibayar untuk melancarkan serangan maya.

Ketika mengumumkan dakwaan pada Rabu (15/3/2017), Departemen Kehakiman menjelaskan bahwa dua anggota FSB berkonspirasi dengan kelompok penjahat yang menjalankan peretasan.

"Kami tidak akan membiarkan individu-individu, kelompok, negara, atau kombinasi antara mereka untuk membahayakan privasi warga negara kita, kepentingan ekonomi perusahaan-perusahaan kita atau keamanan negara kita," tegas Mary McCord.

Tersangka yang disebut dalam keterangan pers Departemen Kehakiman Amerika Serikat:

* Dmitry Aleksandrovich Dokuchaev, 33, warga negara Rusia dan agen FSB
* Igor Anatolyevich Sushchin, 43, warga negara Rusia dan agen FSB
* Alexsey Alexseyevich Belan, 29, warga negara Rusia yang tinggal di Rusia
* Karim Baratov, 22, pemegang kewarganegaraan ganda Kanada-Kazakhistan dan tinggal di Kanada

Inilah untuk pertama kalinya Amerika Serikat mengeluarkan dakwaan pidana kepada pejabat pemerintah Rusia.

Sebagian informasi yang telah dicuri dilaporkan berkaitan dengan informasi intelijen.

Sebelumnya, Yahoo mengatakan komplotan peretas yang "disponsori negara" berada di balik peretasan tahun 2014.

Dakwaan ini berbeda dengan penyelidikan atas dugaan campur tangan Rusia dalam kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat tahun lalu.

Editor: sujarwo
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help