TribunJateng/
Home »

Video

GERAM Lihat Video CCTV Ini, Orang Pura-pura Minta Sumbangan Ternyata Curi Motor

GERAM Lihat Video CCTV Ini, Orang Pura-pura Minta Sumbangan Ternyata Curi Motor. Polres Batang selidiki masalah ini.

GERAM Lihat Video CCTV Ini, Orang Pura-pura Minta Sumbangan Ternyata Curi Motor
TRIBUNJATENG/MUH RADLIS/ist
GERAM Lihat Video CCTV Ini, Orang Pura-pura Minta Sumbangan Ternyata Curi Motor 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Beberapa hari terakhir warga Batang dihebohkan rekaman aksi pencurian sepeda motor. Dalam rekaman CCTV itu, tampak seorang pria pura-pura minta sumbangan lalu memanfaatkan situasi rumah yang sepi kemudian menggondol sepeda motor korban.

Kapolres Batang, AKBP Juli Agung Pramono, mengatakan, pihaknya telah mengecek rekaman CCTV yang beredar itu dan telah menemukan korban.

"Korban sudah kami ketahui, namanya Sunoto warga Sambung, Kecamatan Batang. Sampai saat ini korban memang belum melapor secara resmi ke polisi," kata Agung, Rabu (15/3/2017).

Dalam rekaman CCTV, kata Agung, pelaku seorang diri. Masuk ke dalam rumah korban dan memperhatikan sekitar. "Dari keterangan saksi yang telah kami periksa tampilannya seperti peminta sumbangan," katanya.

GERAM Lihat Video CCTV Ini, Orang Pura-pura Minta Sumbangan Ternyata Curi Motor. Polres Batang telah mengidentifikasi korban pencurian
GERAM Lihat Video CCTV Ini, Orang Pura-pura Minta Sumbangan Ternyata Curi Motor. Polres Batang telah mengidentifikasi korban pencurian (tribunjateng/muh radlis/ist)

Setelah beberapa saat memperhatikan kondisi rumah, pelaku langsung mengambil sepeda motor yang terparkir di depan rumah.

"Di situ ada helm dan kunci motor. Pelaku leluasa mengambil sepeda motornya. Didorong keluar pagar sampai kira kira 50 meter lalu dinyalakan," katanya.

Menurut Agung, pihaknya telah menyelidiki kasus tersebut.

"Kami telah kerahkan tim resmob Polres Pekalongan untuk mengejar pelaku. Kami juga arahkan korban untuk melapor secara resmi ke polisi," katanya.

Agung menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan mengawasi barang-barangnya.

Meski diparkir di areal rumah, sepeda motor, kata Agung, tetap harus dikunci. "Tetap waspada, kejahatan bisa terjadi kapan saja. Motor dikunci dan pengaman lubang kuncinya dipasang. Kalau perlu gunakan kunci pengaman ganda," katanya. (Tribun Jateng/Radlis)

Penulis: muh radlis
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help