TribunJateng/
Home »

Jawa

Kawanan Perampok Ini Minta Maaf Setelah Sikat Emas dan Uang, Todong Menantu Korban Pakai Pistol

Kawanan perampok kemudian mengobrak abrik isi lemari di rumah tersebut. Mereka mendapatkan sejumlah perhiasan milik korban dan uang.

Kawanan Perampok Ini Minta Maaf Setelah Sikat Emas dan Uang, Todong Menantu Korban Pakai Pistol
SURYA/AHMAD AMRU MUIZ
Rumah korban perampokan di Desa Ngasem, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Kamis (16/3/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, MALANG - Empat kawanan perampok menyatroni rumah petani jeruk di Desa Ngasem, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Mereka menyikat emas perhiasan terdiri atas cincin, gelang, dan anting total sekitar 30 gram serta uang Rp 8,7 juta.

Menurut anak tertua pemilik rumah, Wiwik Rokani, aksi kawanan perampok tersebut terjadi Kamis (16/3/2017) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.

Saat itu, adiknya bernama Slamet (35) belum tidur.

Tiba-tiba Slamet melihat ada orang masuk dari jendela rumah yang tidak dikunci.

Spontan, dia menegur orang tersebut tapi tiba-tiba tiga orang langsung menyusul masuk ke dalam rumah.

"Adik saya langsung ditodong pistol dan parang, diperintahkan diam. Seorang pelaku langsung mengikat adik saya dan melakban mulutnya," kata Wiwik di rumahnya.

Selanjutnya kawanan perampok itu mengikat istri Slamet, Lailatul, dengan tali dan melakban mulut serta mata.

Kawanan perampok kemudian mengobrak abrik isi lemari di rumah tersebut.

Mereka mendapatkan sejumlah perhiasan milik korban dan uang sebesar Rp 4 juta.

Halaman
123
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help