Kopertis Sarankan Perguruan Tinggi Yang Sulit Berkembang Untuk Bergabung

Namun ia tidak bisa menyebutkan rinci PTS mana saja yang direkomendasikan untuk merger.

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta, (Kopertis) wilayah VI Jawa Tengah mendorong sejumlah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang sulit berkembang untuk melakukan merger atau bergabung dengan PTS lainnya.

Hal tersebut disebutkan oleh Kordinator Kopertis Wilayah VI Jateng, Dr Sugiharto.

Menurutnya, merger memiliki maksud agar bisa lebih maju dan eksis dari yang sudah ada.

''Adapun jumlah PTS di Jateng saat ini 251. Dari jumlah tersebut, ada beberapa yang sulit berkembang karena berbagai masalah, seperti peminat mahasiswa rendah, kekurangan dalam jumlah dosen dan lain-lain,'' ujarnya, Kamis (16/3/2017).

Namun ia tidak bisa menyebutkan rinci PTS mana saja yang direkomendasikan untuk merger.

Hanya saja, PTS yang layak merger, kata dia, adalah lembaga yang jumlah mahasiswanya pada setiap angkatan kurang dari 100 orang.

"Karena jika dibiarkan terus, yang kasihan justru dosen, karena mereka juga tidak akan berkembang,'' tegasnya.

Ia mencontohkan kesuksesan Akademi Teknik Semarang yang bergabung dengan IKIP PGRI Semarang dan menjadi UPGRIS.

Namun di sisi lain, Sugiharto mengatakan, keputusan merger merupakan hak pengelola.

"Kami hanya bisa menyarankan, sebab semua kembali kepada pengelola atau yayasan. Tidak mudah menggabung dua perguruan tinggi, karena perlu ada kelegowoan," jelasnya.

Dia menambahkan, pihaknya terus melakukan pembinaan pada PTS yang mengalami kendala agar tetap bertahan.

''Komunikasi terus kami lakukan, namun untuk merger dalam waktu dekat belum ada," urainya. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help