Laporan Humas Polres Blora

Taufik Kaget Lagi Ngopi di Warung Tiba-tiba Ada Orang Mau Beli Sepeda Motor, Ternyata. . .

Taufik Kaget Lagi Ngopi di Warung Tiba-tiba Ada Orang Mau Beli Sepeda Motor, Ternyata anggota polisi yang menyamar

Taufik Kaget Lagi Ngopi di Warung Tiba-tiba Ada Orang Mau Beli Sepeda Motor, Ternyata. . .
tribunjateng/humas polres blora
Tersangka pelaku pencurian sepeda motor di kos-kosan diringkus Satreskrim Polres Blora, Kamis 16 Maret 2017 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Sepak terjang Ahmad Taufik (28) seorang pencuri sepeda motor di kos-kosan milik Supriyo warga Kelurahan Kunden, Kabupaten Blora terhenti setelah dirinya dibekuk polisi.

Taufik warga Desa Sonorejo Tunjungan Blora itu diringkus polisi, saat dirinya sedang ngopi di warung di Jalan Taman Makam Pahlawan Blora kelurahan Tegalgunung, Kamis (16/3/17).

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sepeda motor Honda Beat warna pink milik Maria Sri Sundari (21), warga Jln. Nusantara Jetis, Blora, yang diambil ketika terparkir di depan kos tersebut.

Kapolres Blora AKBP Surisman melalui Kasat Reskrim AKP Asnanto menjelaskan, bahwa benar pelaku di tangkap Unit Resmob saat sedang ngopi di salah satu warung. Penangkapan tersangka dipimpin oleh Ipda Edi Santosa.

“Kami telah menangkap pelaku Curat atas nama Ahmad Toufik tersebut di sebuah warung kopi Jln Taman Makam Pahlawan Blora. Saat itu anggota kami mendapatkan informasi dan berpura-pura mengajak transaksi akan membeli motor hasil kejahatannya tersebut. Tersangka kami amankan tanpa perlawanan, dan langsung dibawa ke Mako Polres Blora untuk diperiksa," kata Kasat Reskrim AKP Asnanto.

Dari hasil pemeriksaan sementara tersangka Ahmad Toufik oleh penyidik Sat Reskrim Polres Blora, bahwa dirinya mengaku dalam beraksi bersama satu rekannya yang masih menjadi DPO.

Kasat Reskrim Polsek Blora, mengatakan masih memburu DPO rekan Ahmad Toufik yang belum ditangkap

"Dari perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun," tegas AKP Asnanto.

Untuk itu, dirinya berharap kepada masyarakat untuk waspada dan menjaga sepeda motornya dengan memasang kunci pengaman ganda. "Parkirkan kendaraan yang terjangkau penglihatan orang, dan jika dirasa perlu pasanglah kunci pengaman ganda. Dengan kewaspadaan tinggi, resiko kehilangan juga bisa dihindari," harap AKP Asnanto. (tribunjateng/humas polres blora)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help