Politisi Partai Golkar Ini Mengaku Kenal Andi Narogong

Chairuman Harahap, mantan Ketua Komisi II DPR, berusaha keras membantah menerima aliran dana proyek e-KTP.

Politisi Partai Golkar Ini Mengaku Kenal Andi Narogong
Warta Kota/Rangga Baskoro
Diah Anggraeni hanya bisa menahan tangis, saat mengakui bahwa dirinya juga menerima uang panas proyek e-KTP. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Chairuman Harahap, mantan Ketua Komisi II DPR, berusaha keras membantah menerima aliran dana proyek e-KTP.

Meski dalam berkas acara pemeriksaan (BAP) penyidik menemukan tanda terima aliran dana, politisi Partai Golkar tersebut menyebut sebagai tanda terima investasi Rp 1,25 miliar.

"Saya ingatkan Anda terhadap sumpah. Ini agak berbeda saya lihat," ujar Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Jhon Halasan Butar Butar, mengingatkan Chairuman Harahap.

"Nggak ada, Pak," jawab Chairuman. "Tidak pernah," tanya Jhon Halasan lagi.

"Tidak ada Pak," jawab mantan jaksa tersebut ketika dihadirkan sebagai saksi terdakwa Irman dan Sugiharto, Kamis (16/3).

Hakim kemudian membacakan BAP Chairuman saat diperiksa penyidik KPK.

Hakim membacakan mengenai bukti tulisan tangan yang ditemukan di rumah Chairuman, berupa tanda terima senilai Rp 1.250.000.000 kepada Linda M Harahap.

Dalam surat tertera 16 Oktober 2011 dan diminta untuk diinvestasikan.

"Itu memang saya investasikan, ada uang saya. Sebelumnya juga ada investasi saya," kata Chairuman,

Chairuman mengungkapkan Linda M Harahap adalah kepokanannya dan uang tersebut ditransfer ke Linda untuk diputar dalam berbagai usaha termasuk valuta asing (valas).

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help